[Fanfict] BaekYeon – MinXiu – ChanSeo – KaiStal Story (#6 Meet EX)

image

BaekYeon – MinXiu – ChanSeo – KaiStal Story (#6 Meet EX)
Story by LeeHyunRa
©2016
2123 Words

“Lu, disini” seru Xiumin saat matanya menangkap sosok lain yang sejak satu jam lalu mereka – Xiumin dan Jimin, tunggu.
“Maaf aku terlambat, oh hai Jiminie – lama tak bertemu” ucap Luhan – sosok yang baru saja tiba, saat ia berhasil mendudukan tubuhnya dengan nyaman.
“Eoh, nado annyeong, oppa” sapa balik Jimin dengan suara yang tidak biasa, dan alhasil suara itu membuat sang kekasih kesal tanpa alasan yang jelas.
“Mengapa kau menjadi sangat manis seperti itu? Menyebalkan”
“Hahaha, jangan bilang kau cemburu Xiu?” Tanya Luhan yang sebenarnya tak harus ia pertanyakan lagi, mengingat saat ini kita akan melihat sosok cute Xiumin tengah menekuk wajahnya kesal.
“Kau sungguh lucu Oppa”

“Lucu? Siapa yang kau sebut lucu, Krys?” Tanya Sulli tak percaya.
“Tentu Jongin. Tidakkah kau tau Sul – saat Jongin tengah merajuk, ia sangatlah lucu – aku sendiri jadi gemas melihatnya”
“Sepertinya ada yang salah dengan otakmu, Krys. Mana bisa pria yang memiliki hobby menonton video rate – M itu, kau katakan lucu? Kau gila”
“Ya, ya, ya Nona Choi – mengapa kau puas sekali mengataiku dan kekasihku?” Ucap Jongin datar – saat ia kembali dari kegiatan memesan minuman, yang cukup melelahkan.
Sulli pun hanya bisa menghembuskan nafasnya pasrah dan mulai menatap sosok Jongin kesal, “Aku tak mengataimu Jong, aku hanya bicara fakta”
“Huaahh, sesukamu lah – Choi Jin Ri” balas Jongin seraya tangannya sibuk membagikan minuman yang sebelumnya mereka pesan.
“Caramel Macchiato, aku menyukainya – terimakasih Jong”
“Apapun untukmu sayang”

“Sayang? tidak kah kalian merasa bahwa nama panggilan kalian satu sama lain, sangat menggelikan?” jerit tertahan Jessica saat telinganya menangkap kata ‘sayang’ yang terlontar langsung dari mulut sahabatnya sendiri, Taeyeon – sang sahabat yang biasanya sangat membenci hal-hal chessy seperti ini.
“Tidak” Jawab BaekYeon kompak.
“Oh my god. Bahkan kalian menjawab pertanyaanku secara bersamaan” ujar Jessica yang kini mulai sibuk menggelengkan kepalanya tak percaya. “ Apa kalian sungguh sangat serius dengan hubungan kalian ini?”
“Tentu noona, kami memang serius. Tidakkah noona lihat, bahkan kita memakai case handphone couple, iya kan sayang?” jawab Baekhyun santai dan tak lupa tangannya sibuk memperlihatkan couple item yang mereka miliki.
“Hem. Kita ini sangat-sangat serius Sica. Jadi hentikanlah pertanyaan konyolmu itu?”
“Hah? Konyol? Bagaimana bisa?

“Tentu bisa hyung, kami kan saling mencintai – jadi tentu kami bisa berkencan” Jawab Chanyeol, setelah Kris mempertanyakan bagaimana bisa mereka berkencan.
“Tapi Yeol, Hemm, bagaimana mengatakannya ya.. hemm, bukankah Seohyun ini kekasihnya Luhan? Lalu kalian?” Tanya Kris hati-hati, berharap jika pertanyaannya ini tak akan menyinggung hati kedua sosok yang telah ia anggap sebagai adik kandungnya sendiri.
“Aku dan Luhan telah berakhir, Oppa. Dan dia sendiri yang memutuskanku” Jawab Seohyun yang akhirnya mulai membuka suara.
“Luhan? Memutuskan mu? Bagaimana bisa? Bukankah ia sangat menyukaimu, Seo? Apa kalian bertengkar? Sepertinya aku perlu bicara dengan Luhan” Tanya Kris bertubi-tubi tanpa jeda dan berharap runtutan pertanyaannya itu akan segera dijawab dengan jelas.
Chanyeol yang mendengar pertanyaan dari hyungnya itu pun, tanpa alasan yang pasti mulai membuat hatinya (sedikit) kesal. Oleh Karena itu, sebelum sang kekasih mulai menjawab semua pertanyaan, Chanyeol pun dengan cepat membuka suaranya,
“Hyung, berhentilah membicarakan tentang Luhan hyung. Tidakkah hyung merasa kasihan padaku? Sekarang ini Seohyunie adalah kekasihku, jadi untuk apa hyung mengungkit-ngungkit masa lalunya?”
“Eoh, sorry Yeol. Hyung hanya penasaran saja. Jadi apa yang sebenarnya terjadi antara Luhan dan Seohyun?” Tanya Kris untuk kesekian kalinya – tanda bahwa ia masih belum menyerah.
“Hyung!”

“Hyung? Sejak kapan kapan kau memanggilku Hyung, Lu? Cukup panggil aku Xiu saja, seperti biasa”
“Okay. Jadi bagaimana kabarnya Seohyun, Xiu? Apa dia baik-baik saja?” Tanya Luhan dengan nada suara yang terdengar sangat serius.
Jimin pun hanya bisa memandang dua namja yang saling bertukar pandang ini dalam diam dan dengan tatapan tak mengerti. ‘sepertinya aku diabaikan lagi’ pikir Jimin dalam hati. Tanpa harus menjadi pintar, Jimin pun dengan tiba-tiba berdiri dan aksinya ini berhasil menarik perhatian sang kekasih. “Kau mau kemana, sayang?” Tanya Xiumin to the point.
“Aku mau duduk ditempat yang lain, aku pikir kalian membutuhkan waktu berdua untuk berbicara” jawab Jimin diiringi sebuah senyuman yang sangat Xiumin sukai.
“Duduklah. Aku tak mau kau pergi sayang” pinta Xiumin seraya tangannya menarik tangan sang kekasih untuk kembali duduk disampingnya – dan lihatlah, bahkan tangan mereka sekarang saling bertautan erat diatas paha Xiumin. Sungguh romantis bukan?
“Astagaaa, aku tak tahu jika kau bisa seromantis ini, Min” celetuk Luhan yang berhasil membuat pipi Jimin merona dengan cepat.
“Cinta merubah segalanya Lu. Ohya, dan tentang Seo – tentu kau tau bukan jika Seohyun sekarang tengah berkencan dengan Chanyeol”
“Mwo? Chanyeol? Bagaimana Bisa???”

“Itu juga yang pertaman aku pikirkan  Sul. Bagaimana bisa seorang Seulgi yang selalu berpikir dewasa, memutuskan untuk berkencan dengan bocah muda sekelas Wonwoo – ohmygod!”
“Astagaaa, aku pikir diantara kita bertiga hanya kau-lah yang bodoh dalam hal memilih kekasih, ternyata Seulgi lebih payah daripadamu Krys – kau harus bersyukur”
“Apa maksudmu, nona Choi? Apa kau pikir pilihan Krys untuk berkencan denganku adalah pilihan yang salah? Begitukah?” Tanya Jongin sinis.
“Hem, memang benar. Sampai sekarang pun aku masih tak mengerti – mengapa kau menolak TOP sunbae dan berakhir dengan seorang Kim Jongin, apa kau dipelet olehnya Krys?” Sekali lagi – entah telah berapa kali, dalam hari ini Sulli secara sadar membully kekasih dari Seorang Jung Soojung.
“Yak!! Kau tak harus mengatakan hal seperti itu Sul. Aku sangat sangat menyukai Jongin – malah mencintainya. Dan TOP sunbae, aku hanya menganggapnya sebatas oppa. Dan, asal kau tau aku juga tak tertarik untuk berkencan dengan sosok yang lebih tua denganku. Aku berbeda dengan mu Sul” balas Krystal dengan kata-kata yang tak kalah menusuk – dan Jawaban Krystal ini pun berhasil membuat seorang Kim Jongin tersenyum puas.
“Mwo?”

“Kau gila Baek, aku tak pernah berkencan dengan Kris. Itu hanyalah pekerjaan. It’s just Job – no more” Tolak tegas Jessica saat Baek mencurigai bahwa ia dan Hyungnya- Kris, tengah diam-diam berkencan.
“Benarkah Sica? Aku pikir kalian terlihat cocok” god! Demi bola neptunus, tidak bisakah ia memusnahkan pasangan yang sangat berisik ini – tidak cukup dengan memperlihatkan aksi romantis mereka, dan sekarang mereka pun menyerangnya dengan berbagai pertanyaan yang selama ini Sica hindari – astagaaa, mereka benar-benar menyebalkan.
“Kenapa diam Noona? Apa ini artinya, diantara noona dan hyung memang terjadi sesuatu? Astagaaa, ternyata adik ipar..” curiga Baekhyun yang semakin menjadi, setelah melihat respon dari sang adik ipar yang kunjung tak menjawab pertanyaannya.
“Mwo? Adik ipar? Kau gila baek”

“Aku tidak gila Hyung, aku kan hanya bertanya, iyakan Seobaby?” Seohyun pun hanya bisa menganggukkan kepalanya pelan – tanda bahwa ia setuju dengan apa yang diungkapkan oleh kekasihnya.
“Aku setuju, jika oppa berkencan dengan Sica eonni – lanjutkanlah oppa” tulus Seohyun yang berhasil membuat mata Kris membulat tak percaya.
“Ya, Ya, Ya.. siapa yang bilang jika kami berkencan? Tadikan hyung hanya mengatakan – jika kami hanya dekat, tidak lebih” jelas Kris sejelas-jelasnya.
“Bukankah dari kata dekat ini – tidak menutup kemungkinan pula, jika kalian akan melangkah menuju jenjang yang lebih tinggi, benarkan hyung?” balas Chanyeol dengan kosakata yang sepertinya sangat sulit dicerna oleh Kris – hal ini dibuktikan dengan Kris yang hanya bisa melongo saat untaian kata itu menerobos masuk ke dalam gendang telinganya.
“Astagaa, Kau semakin pintar berbicara Yeol” puji Kris dan berharap bahwa pujiannya ini akan menghentikan obrolan dua pasang kekasih yang sangat penasaran dengan kisah cintanya.
“Terimakasih Hyung. Lalu, bagaimana dengan Sica Noona?” balas Chanyeol enteng dan kembali membahas satu nama yang sejak tiga puluh menit yang lalu menjadi topic pembicaraan meja bernomor 12 ini.
“Nde?”

“Aku tak rela memiliki kakak ipar sepertimu, Baek” jelas Sica sebelum menyeruput satu gelas orange jus hingga habis.
“Ohya, bagaimana kabar cinta adikku dan Jongin? Mereka baik-baik saja bukan? Dan Jongin, dia tidak berbuat macam-macam pada adikku yang polos itukan? Awas saja jika ia berani macam-macam, akan ku kuliti dia.” Tanya Sica dengan pandangan mata yang penuh akan kesan khawatir dan penuh waspada.
“Mereka baik-baik saja Sica dan Jongin juga sangat menjaga Krystal dengan baik, jadi kau tak perlu khawatir. Iyakan Baek?” jawab Taeyeon dengan tenang dan berharap Sica akan tenang setelah mendengar penjelasannya itu.
“Hemm tentu. Adikku itu sangat menghargai seorang wanita noona, jadi noona tak perlu khawatir”
“Akan ku pegang kata-katamu ini, Byun Baekhyun” ucap Jessica dengan penuh penekanan – apalagi saat mengatakan nama calon kakak iparnya itu.
“Kau bisa percaya padaku, adik ipar” Ujar Baekhyun dengan penuh akan rasa percaya diri yang membuncak.

“Sul, ku dengar kau akan beradu ranjang dengan Kim SooHyun sunbae? Kapan kau akan syuting? Aku jadi penasaran dengan kalian” Tanya Jongin yang berhasil membuat kedua mata Krystal membola.
“Mwo? Ranjang? Maksud kalian? Astagaaaa, Choi Sulli” jerit Krystal tanpa sadar – yang berhasil membuat mereka bertiga menjadi pusat perhatian di café yang untungnya hanya berisi beberapa karyawan café dan tentunya mereka.
“Kau yang gila, Krys. Kau kan tidak harus mengumumkannya secara megaphone seperti itu? dan Kau Jongin – sepertinya kau sangat menyukai genre film seperti ini, tebakanku benar bukan?” goda Sulli pada Jongin yang tanpa Jongin sadari kini kedua daun telinganya tengah memerah sempurna.
“Kau tau maksudku, Sul. Jadi bagaimana? Apa kalian telah melakukannya?” jelas Jongin dengan sebuah smirk yang berhasil membuat sang kekasih kesal melihatnya.
“Kim Jongin!!!” teriak Krystal tepat ditelinga Jongin dan langsung menghadiahi sang kekasih dengan berjuta pukulan dan cubitan.
“Sudah kuduga. Bagaimana bisa kau berakhir dengan namja mesum seperti ini Krys”
“Diamlah kau Choi Sulli, ini juga karena mu. Dan kau Kim Jongin, sepertinya aku harus mendelete semua folder di notebook kesayanganmu itu” putus Krystal dan menghentikan segala penyiksaan di fisik Jongin.
“Yak, nyonya Kim – kau tak bisa seperti itu. Jangan pernah sentuh notebook ku” tolak Jongin mentah-mentah.
“Kau menyebalkan” desis Krystal kesal.
“Aigo- kalian sungguh pasangan yang unik” Celetuk Sulli yang berhasil menarik perhatian dua anak manusia yang sebelumnya tengah asik berdebat.
“Diam, kau, Choi Sulli” jerit KaiStal yang entah mengapa kompak – dan Sulli yang disini berperan sebagai korbanpun hanya bisa memandang dua pasang kekasih itu dalam diam. ‘Mereka sungguh kekanakan’ bisik Sulli tanpa mengeluarkan sebuah suara sama sekali.

“Jadi saat ini Chanyeol dan Seohyun berkencan, Xiu? Syukurlah” Lega Luhan – namun dengan raut wajah yang tidak bisa dikatakan baik-baik saja.
“Walaupun kau bersyukur bahwa mereka berkencan, tapi wajahmu mengatakan sebaliknya, Lu. Apa kau baik-baik saja?”
“Aku baik-baik saja Xiu. Aku senang jika Seohyun bahagia”
“Kau terlalu memaksakan diri, oppa” potong Jimin yang berhasil membuatnya menjadi pusat perhatian. “Jika kau memang mencintainya, lalu mengapa kau melepaskannya? Sungguh konyol” sambung Jimin dengan raut wajah yang datar.
“Ini semua demi kebaikannya, kakak ipar” Jawab Luhan yang sengaja menggunakan kata’kakak ipar’ berharap kata itu akan merubah atmosfer tegang diantara mereka. Mendengar kata ‘kakak ipar’ terlontar dari seorang Luhan, membuat sosok Jimin terdiam beberapa saat – sebelum ia kembali membuka kembali suaranya.
“Alasan. Bagaimana bisa kau bahagia, jika orang yang sangat kau cintai – berbahagia ditangan orang lain, dan bukan ditanganmu sendiri? Kau sungguh lucu Oppa” bagai sebuah mata pedang yang tajam – entah mengapa kata-kata yang dilontarkan oleh kekasih Hyungnya sendiri itu, sangat mengena dalam hati Luhan. Dan sialnya, Luhan menyetujui seluruh ucapan kakak iparnya. Ya, hidupnya memang terlihat lucu – lucu bukan dalam arti yang bagus – namun lucu yang jatuhnya memalukan.
“Kau benar – hidupku memang lucu”

“Lucu?” jerit Kris tertahan – tak mengerti dengan jalan pikiran dua orang dihadapannya.
“Ya oppa. Rambut pelontosmu itu sangat lucu. Hahaha Oppa terlihat akan pergi mendaftar” Ucap Seohyun kelewat polos.
Kris pun hanya bisa memicingkan matanya – seraya otaknya sibuk memikirkan aksi balas dendam apa yang akan ia berikan pada ChanSeo. “Jika Oppa memang terlihat lucu, tidakkah kau juga ingin melihat kekasihmu lucu dengan kepala pelontos juga, Seobaby?” goda Kris setelah terdiam beberapa detik.
Mendengar pertanyaan dari salah satu oppa kesayangannya – Seohyun pun tanpa banyak berpikir langsung menolak usulan konyolnya itu. “Tidak. Chanyeolie tidak akan tampan, jika tanpa rambut – aku lebih suka Chanyeol yang seperti ini”
“Benarkah? Seobaby? Astagaaaa.. aku sangat mencintaimu sayang” girang Chanyeol dan tanpa ragu, ia langsung menarik tubuh kecil Seohyun kedalam pelukannya.
“Aku sangat mencintaimu – sangat” gumam Chanyeol dalam pelukannya. Seohyun pun secara perlahan mulai membalas pelukan dari sang kekasih, “Aku juga mencintaimu – sangat” – layaknya dua orang yang tengah terjatuh dalam pesona cinta, dua anak manusia ini bahkan melupakan bahwa ada sosok lain yang tengah berada ditengah-tengah mereka.
“Kalian bahkan berpelukan dihadapanku?” Tanya retoris Kris yang kini hanya menatap dua anak manusia itu tajam.
“Jika Hyung iri, peluklah Sica Noona – hyung” Balas Chanyeol tanpa melepaskan pelukannya pada tubuh sang kekasih.

Di tempat lain
“Oppa, Luhan oppa – bukankah itu Kris Oppa?” Seru Jimin saat mereka melintas di sebuah café.
“Kau benar sayang, tapi.. siapa dua orang yang tengah berpelukan dihadapan Kris?” Tanya balik Xiumin dengan kedua matanya mencoba untuk melihat lebih jelas dua anak manusia yang tengah berpelukan.
“Bukankah itu Seohyun Chanyeol, oppa?” gumam pelan Jimin saat matanya berhasil mengenali dua orang itu.
“Mwo?” Xiumin dan Jimin pun hanya bisa memandang satu sosok disamping mereka – yang sejak awal tak mengeluarkan suaranya barang sedikitpun, Luhan. Sosok yang tengah mereka tatap pun, hanya bisa menyunggingkan senyum terpaksanya dan tanpa mengatakan apapun – sosok itu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda.
‘Kau sepertinya sangat bahagia- Seo. Selamat dan aku masih mencintaimu’ – ucap tulus Luhan dalam hati.

END.

Oke, sekali lagi aku menistakan seorang Luhan 😥 maafkan aku Oppaaaaaaa 😥
Ini hanyalah tuntutan sebuah alur cerita 😥 – aku gak ada maksud lain, kok 😦

Advertisements

3 thoughts on “[Fanfict] BaekYeon – MinXiu – ChanSeo – KaiStal Story (#6 Meet EX)

  1. Tuttysweety says:

    Hai hai oya salam knal authornim
    langsung aja yah aku gk suka basa basi soalnya oke mulai eemmppt mao di mlai drimna yah? Oke gni aku sngat sngat mencintai CHANSEO COUPLE jdi bsakah authornim yg baik hati ini bkin ff tntang mreka?jebal plisss thor sumpah aku suka bnget sma chanseo mreka kliatan cocok bnget iihh pkoknya greget bnget liat mreka jdi aku mohon semohon mohonnya bkin ff tentang chanseo yah yg romantis trus klo bsa jngan oneshoot #bnyak prmintaan blom tntu yg ini di penuhin. Tpi bneran thor aku pngen bnget bca ff chanseo yg bnyak sumpah dan iya aku suka bnget ff mu soalnya bhsanya itu bgus pkoknya ff mu bagus bnget aku suka
    tpi thor jan lpa bkin ff chanseo yah pliss chanseo aja jebal jebal
    sarangaeyo authornim
    FIGHTING!!!!!!!!!!!!!!

    • aniespur says:

      ohmygod, aku shock loh baca pertamanya – aku kira ini komentar tentang yang gak suka sama ChanSeo, ternyata Suka hehehe
      fanfict? kadang bikin sih – tapi tunggu wangsit(?) nya dateng dulu yaaaa..

  2. Tuttysweety says:

    Hey noona apa kbar?? Lma nih gk mampir ke blog ini?? Oya apa kbar ff chanseo gk ada yg bru kah??? Oya gmna skripsinya sukses kah?? Aahh kngen chanseo moment sma ff jga.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s