[Fanfict] KaiStal – SeulWoo Story [#4 What’s Wrong?]

image

 

KaiStal – SeulWoo Story [#4 What’s Wrong?]
©2016
Story by LeeHyunRa [Caramel Macchiato]
1273 Words

Krystal, Seulgi dan Jongin adalah tiga sahabat yang telah bersama bahkan sejak mereka menjalani masa trainee. Lambat laun, ditengah persahabatan yang mereka miliki – muncullah percikan cinta antara Jongin dan Soojung. Seulgi tidak buta, ia tau semua hal yang terjadi diantara dua sahabatnya itu. Dengan tulus hati, Seulgi pun mendukung penuh hubungan cinta dua sahabatnya ini. Tapi, ada yang berbeda dengan KaiStal hari ini, – entah apa penyebabnya, dua anak manusia yang biasanya saling lovey-dovey ini tiba-tiba saling menjaga jarak. Bahkan tatapan Soojung pada Seulgi saat ini, seperti tatapan membunuh atau apalah itu – sebenarnya apa yang terjadi? Apa yang salah dengan mereka? Dan apa salah Seulgi? Disinilah Seulgi merasa bahwa ada yang salah dengan dua sahabat tersayangnya ini.


“Soojungie, apa yang salah dengan mu? dan mengapa tadi kau memberikan tatapan dingin saat kita berpapasan dengan Seulgi?” Tanya Jongin tak mengerti saat mereka – KaiStal mulai mendudukan diri mereka di dinginnya marmer ruangan latihan mereka.
Soojung pun hanya memandang sosok kekasihnya dingin, lalu memutar kedua bola matanya kesal. “Kenapa? Kau tak suka?”
“Bukan seperti itu, tapi Seulgi juga sahabat kita Jungie”
“Sahabat? Maksudmu, seligkuhan yang berkedok sahabatkah Jong?” Tanya Soojung tajam – layaknya sebuah belati yang berniat merobek apapun yang ada dihadapannya.
“Maksudmu, Jungie?”

“Jangan berpura-pura Seulgi-ya, aku tau kau tengah ada masalah. Kau bisa bercerita padaku, sayang” Tebak Jeon Wonwoo, kekasih Seulgi yang notabene-nya dua tahun lebih muda dari Seulgi. Tanpa diperintah, tangan kekar Wonwoo pun dengan lembut melingkupi telapak tangan mungil milik kekasihnya.
“Soojung dan Jongin, Wonwoo-ya”
“Ada apa dengan Noona dan Hyung?” Tanya Wonwoo tak mengerti dengan arah pembicaraan kekasihnya.
“Mereka bertengkar da-“
“Lalu, apa hubungannya denganmu sayang? Itu kan urusan mereka, kau tidak perlu ikut campur, sayang” sela Wonwoo yang berhasil membuat sang kekasih mendengus kesal.
“Bukan seperti itu” jawab Seulgi seraya tangannya yang menganggur mulai mengaduk-ngaduk sedotan minumannya asal.
“Apa kau tak mau cerita padaku, sayang?”


“Tidak, cukup. Aku tak perlu mendengarkan semua penjelasan palsumu itu. Semuanya jelas, Jong” jerit tertahan Soojung saat bibir Jongin mulai bergerak membentuk sebuah kalimat.
“Apanya yang jelas, Jung Soojung? Kau salah paham. Aku dan Seulgi hanyalah sebatas sahabat, tidak lebih – dan kau tak perlu cemburu seperti ini” Ucap Jongin mulai putus asa dengan sifat keras kepala milik kekasihnya.
“Sahabat? Ck” Jawab Soojung sinis “Sahabat macam apa yang saling memandang dengan tatapan malu-malu kucing seperti ini?” Tanya Soojung seraya menunjukkan beberapa foto Jongin-Seulgi yang tengah menghadiri acara pembukaan SM Town COEX Artium, bulan agustus lalu.
“Kau sungguh kekanankan, Jung Soojung” desis Jongin dengan kedua mata yang menatap sang kekasih tajam.

“Aku juga tak tahu, Wonwoo-ya. Kenapa mereka seperti ini? Apa aku telah berbuat salah? Tapi apa salahku?” ujar Seulgi yang mulai putus asa dengan semua kejadian ini.
“Tenanglah, mungkin Noona dan Hyung butuh waktu berdua untuk memperbaiki hubungan mereka, atau mungkin Krys Noona sedang PMS – bukankah itu biasa sayang” celetuk Wonwoo yang berhasil mendapat tatapan membunuh dari sang kekasih. “YA, kau itu masih kecil Wonwoo-ya, apa yang kau tau tentang PMS?” kesal Seulgi dengan pemikiran dewasa kekasihnya yang terkadang muncul tiba-tiba.
“Aku memang sudah dewasa sayang”
“Kau menyebalkan. Ohya, kau meminta izin pada member-mu kan untuk kita bertemu hari ini?” Tanya Seulgi penasaran dan sedikit khawatir.
“Tentu sayang, tadi aku meminta izin pada Coups hyung dan Jeonghan hyung. Noona sendiri?” mendapat pertanyaan dari sang kekasih, Seulgi pun hanya menggelengkan kepalanya pelan – tanda bahwa ia tak meminta izin.
Mendapat jawaban itu, jari Wonwoo pun dengan pelan mulai menyentil dahi milik sang kekasih gemas, “dasar nakal”
“Maaf”

“Maaf? Kau pikir kata maaf saja cukup? Aku masih marah dengan kalian berdua” Keukeuh Soojung meskipun ia telah mendengar semua penjelasan Jongin.
“Lalu apa yang harus ku lakukan, sayang? Kami datang ke acara itu hanya karena tuntutan agency, sayang. Ayolah.. jangan buat aku gila seperti ini”
“Aku malah ingin melihat kau gila, Jong” celetuk Soojung tanpa berpikir.
“YAAA!! Jung Soojung. Jika memang aku berniat untuk berselingkuh, untuk apa aku selingkuh dengan sahabatku sendiri? Apa kau tak berpikir hal itu, Jung?”
“Tidak.”
“Arghhh. Kau benar-benar membuatku gila, Jung”
“Kau yang gila, bukan aku” balas SooJung sekenanya.
“Terserahmu. Ohya, ku beritahu satu hal, Jung SooJung. Seulgi – sahabat yang kau curigai sebagai selingkuhan kekasihmu ini. Sebenarnya, ia telah memiliki seorang kekasih, jadi mana mungkin kami berselingkuh. Kau mengerti? Dan sekarang, kembalilah ke Soojung-ku yang biasa, aku lelah” Setelah mengutarakan hal yang membuat Soojung otomatis terdiam ditempatnya, Jongin pun dengan cepat membaringkan tubuhnya diatas lantai dengan mata yang mulai tertutup – berharap bahwa ini semua – adu mulut antaranya dan Soojung akan segera berakhir.
“Mwo? Seulgi punya pacar? Bagaimana bisa??”

“Tentu bisa sayang, aku akan melakukan apapun untukmu. Sekarang, setelah menghabiskan waktu kita di café, hal apa lagi yang ingin kau lakukan?” Tanya Wonwoo yang kini tengah berjalan-jalan dengan sang kekasih, seraya tangan mereka saling bertaut dengan eratnya – ohya, jangan lupa kini mereka tengah menggunakan masker dan tudung jaket, untuk menutupi identitas mereka sebenarnya. Meskipun hari telah berganti malam, namun tak ada salahnya untuk berjaga-jaga bukan?

Sebelum Seulgi menjawab pertanyaan sang kekasih, tiba-tiba Seulgi merasakan ponselnya bergetar – tanda bahwa seseorang tengah menghubunginya. “Jongin?” gumam Seulgi saat membaca nama yang muncul di layar ponselnya. Tanpa ragu, Seulgi pun mulai mengangkat panggilan itu.

‘Halo Jong ad-‘
‘YAAAAA, Kang Seulgi – bagaimana bisa kau tak memberitahuku bahwa kau telah mempunyai pacar’ cerocos sebuah suara yang berhasil menghentikan ucapan salam Seulgi sebelumnya.
‘Kryss, kau tak perlu berteriak juga bukan’
‘Diam, kau Jong. Ini bukan urusan mu’ sayup-sayup Seulgi dapat mendengar suara dua pasang anak manusia diujung ponsel yang lain tengah beradu mulut – seperti biasa. Tanpa sadar, Seulgi pun mulai tertawa kecil karena ulah konyol sahabatnya itu.
“Kau kenapa sayang? Siapa yang menelepon?” Kali ini Wonwoo-lah yang membuka suara – merasa aneh dengan tingkah kekasihnya yang tiba-tiba tertawa sendiri.
“Ini Jongin dan Soojung – dan mereka seperti biasa, bertengkar” bisik Seulgi pada sang kekasih lembut.
‘Halo, Seul- kau masih disana kan? Yaaaa, coba katakan padaku, kau sedang dimana sekarang? Tadi Wendy dan Joy mencari-cari keberadaanmu hingga ke ruang latihan ku dan Jongin? Eoh, Omo! Jangan bilang, kau tengah bersama dengan kekasihmu sekarang? Kau jangan gila Kang Seulgiiiiiiiiiiii”
‘Ya, Soojungie. Jika kau mau bertanya, tidak bisakah kau bertanya satu-satu?’
‘Oke, sekarang kau dimana? Dengan siapa?’
‘Seperti tebakanmu sebelumnya, aku tengah bersama kekasihku’
‘Kau gila nona Kang. Nugu?’

“Wonwoo-ya, ayo beri salam” Pinta Seulgi seraya memberikan ponselnya kehadapan sang kekasih.

‘Annyeonghaseyo, Sunbae. Jeon Wonwoo Imnida’
‘Mwo? Wonwoo? Jeon Wonwoo? — ohno! Jangan bilang kau Wonwoo yang memiliki wajah yang mirip dengan Seulgi? Benarkah itu? Seventeen Wonwoo?’
‘Kau mengenalku, Sunbae? Aku sangat tersanjung’
‘Tapi, bagaimana bisa.. kalian?’
‘Ceritanya panjang Sunbae’
‘Alasan. Bagaimanapun caranya, kita harus segera bertemu dan kalian berhutang penjelasan pada kami berdua. Apa kalian mengerti?’
‘Arra, aku mengerti Jungie. Oke, aku tutup yaaa..’
‘Yaa, yaa, yaa.. aku belum selesai bicar- tut tut tut’

“Dia sungguh cerewet bukan?” Tanya Seulgi sesaat ia berhasil memutus seihak panggilan telepon mereka.
“Hemm, aku pikir Krystal sunbae adalah sosok yang irit bicara, tapi ternyata..” balas Wonwoo seraya tangannya kembali menggenggam sang kekasih dan mulai melangkahkan kaki mereka menuju Dorm Seulgi.
“Kau jangan tertipu dengan wajah es milik Soojung. Sebenarnya dia adalah tipe gadis yang sangat gemar bicara. Hemm. Jadi, kapan kau bisa bertemu dengan mereka?” Tanya Seulgi yang berhasil menghentikan langkah kaki Wonwoo sejenak.
“Mungkin minggu depan, sayang”
“Call”
Mendengar jawaban Seulgi yang menggemasan itu, Wonwoo pun dengan sadar mulai mengelus kepala Seulgi yang tertutup tudung jaket dengan lembut dan penuh rasa sayang.
Kisah cinta mereka hari ini pun diakhiri dengan kegiatan mereka yang saling bertukar senyum. Lalu tak lama, mereka pun kembali melanjutkan langkah kaki mereka yang sebelumnya tertunda. Sungguh manis bukan?

Lalu, bagaimanakah kisah pertemuan dua pasangan sahabat ini? Entahlah hehehe

TBC.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s