[Fanfict] BaekYeon – SeoHan Story [#2 Morning Call]

image

BaekYeon – SeoHan Story [#2 Morning Call]
©2016
Story by LeeHyunRa [Caramel Macchiato]
936 Words

Tak ada yang namanya pagi yang tenang..
Selalu ada cerita lain yang membuat pagi hari berubah menjadi lebih hidup..
Entah itu, cerita yang menyenangkan ataupun cerita yang menyesakan hati..
Pagi ini, inilah kisahku..

“Pagi sayang, kau sedang apa?” Tanya Luhan dengan suara yang berhasil membuat mata sang kekasih membulat sempurna – saking tak percayanya dengan apa yang kini telinganya dengar.
“Pagi? Oppa! Sekarang jam 11 siang, apa maksudmu dengan pagi? Apa Oppa salah makan?” balas sang kekasih, Seohyun – sedikit kesal.
“Astagaaaa, galak sekali kekasih Oppa ini. Tidak kah kau merindukanku sayang?”

“Tidak sayang, aku benci minum obat. Mengapa kau selalu memaksaku?” tolak Baekhyun diujung telepon entah untuk keberapa kalinya.
“Tapi kau demam Baek, bagaimana pun kau harus minum obat. Ayolah, Junmyeon bilang sejak tiga jam yang lalu, mereka gagal memberimu obat – astaga, sebenarnya apa yang kau mau sayang?” Cerocos Taeyeon tak percaya dengan kelakuan sang kekasih di hari liburnya ini.
“Aku tak mau sayang, sekali tak mau tetap tak mau” Itulah satu jawaban yang selalu dan selalu diucapkan oleh sang kekasih.
“Baek, ayolah. Kau tahu? Kau membuatku khawatir” balas Taeyeon dengan suara pelan.
“Aku mau makan obat, jika kau ada disini” rajuk Baekhyun dengan suara yang sangat-sangat kelewat lucu dan menggemaskan.
“Haruskah aku datang ke Dorm-mu Baek?”

“Tidak perlu Oppa. Aku tau Oppa sibuk, jadi Oppa tak perlu memaksakan diri” Tolak Seohyun lembut.
“Ya, maafkan aku Seobaby. Padahal aku ingin sekali melihat akting dan mendengar nyanyian mu. Tapi, aku tak bisa. Maaf. Ohya, Kau tidak banyak memiliki adegan kiss kan sayang?” Tanya Luhan penasaran dan mencoba untuk menahan rasa cemburunya yang mulai mencari jalan keluar.
“Kiss Scene?” Tanya balik Seohyun – mencoba berpikir “Sepertinya tidak Oppa, hanya sekitar empat atau lima kali mungkin – apakah itu bisa dikatakan banyak? Sepertinya tidakkan Oppa?”
Mendengar jawaban tersebut, sejenak Luhan pun menjauhkan ponsel dari telinganya dan mulai mulutnya mulai sibuk mengeluarkan makian untuk sang aktor yang berhasil merasakan bibir gadisnya – tentunya dengan suara yang pelan, bahkan terkesan berbisik.
“Oppa, kau masih disana? Oppa?” Panggil Seohyun khawatir, setelah sekitar semenit sang kekasih tak kunjung mengeluarkan suaranya.
“Halo, sayang? Iya, Oppa masih disini. Hemm, cukup banyak juga ternyata, tapi Itu semua ciuman di pipi kan, sayang? Bukan di bibir, benarkan tebakan Oppa?” Tanya Luhan sekali lagi, berharap jawaban yang diberikan Seohyun akan membuat hatinya menjadi lebih baik.
“Oppa salah, yang namanya ciuman tentu di bibir. Jika di pipi itu namanya Ppoppo Oppa” Jawab Seohyun dengan entengnya- tanpa tahu bahwa jawaban yang dilontarkannya ini, akan memberikan dampak yang tak biasa pada emosi sang kekasih.
“Mwo? Yakk Seobaby.. bibirmu itu hanya milikku – berani-beraninya kau selingkuh dibelakang Oppa”
“Oppa, mana bisa seperti itu?” balas Seohyun tak setuju dengan tuduhan sang kekasih padanya.

“Tentu bisa taeng, kau tinggal meminta izin pada manager hyung, lalu kau dan manager hyung datang ke Dorm kami, lalu aku minum obat, mudah bukan?”
“Mudah? Ini tidak mudah Baek. Sejujurnya, aku juga ingin menengokmu, bagaimana pun kau adalah kekasihku, tapi – maafkan aku Baek, aku tak bisa. Ini terlalu berbahaya”
“Kau tak mencintaiku lagi, Tae?” Entah hal apa yang membuat Baekhyun tiba-tiba mengeluarkan kalimat yang sangat sensitif ini.
Mendengar pertanyaan sang kekasih, Taeyeon pun mulai panik dan mencoba untuk memberi pengertian pada sang kekasih “Kau bicara apa Baek, tentu aku mencintaimu – sangat. Tapi, ini berbeda Baek.. aku mohon mengertilah”
“Arra.  aku tutup..”
“Baek, aku belum selesai bicara. Baek, tunggu .. Baekkk tung-.. tut tut tut” Panggilan terputus dan Taeyeon pun hanya bisa memandang layar ponselnya dengan air muka yang tidak dapat dapat dikatakan baik.  “Sepertinya dia marah..”

“Oppa, Taeng eonni menangis – sepertinya ia ada masalah dengan Baekhyun. Tidak bisakah Oppa bertanya pada Baek apa yang terjadi?” Ucap Seohyun tergesa-gesa, terbukti dengan nafas Seohyun yang tidak dapat dikatakan normal saat berbicara dengan kekasih digagang telepon.
“Mwo? Menangis? Bagaimana bisa, sayang?”
“Aku juga tak tahu Oppa. Taeng eonni sejak tadi hanya menangis dan saat aku menanyakan apa yang terjadi Taeng eonni malah semakin keras menangis. Bagaimana ini Oppa?”
“Oke, tunggu sebentar ya sayang. Aku akan bertanya pada Baekhyun, apa yang terjadi”
“Baik Oppa, aku percaya padamu”

“Aku tak percaya padamu Baek, Kau pasti marah dan kecewa padaku bukan?” keukeuh Taeyeon pada sang kekasih, Baekhyun.
“Astagaaa sayang, harus berapa kali aku katakan. Tadi aku hanya bercanda. Aku tak tau jika kau akan menganggapnya serius. Ayolah sayang, hentikanlah tangisanmu itu – aku tak suka melihatmu menangis” pinta Baekhyun memelas, berharap sang kekasih akan mendengarkan harapannya.
“Tapi kau sendiri yang membuatku menangis Baek” bela Taeyeon masih dengan suara yang serak pasca menangis.
“Maka dari itu, aku minta maaf sayang – aku menyesal”
“Kau benar tak marah padaku Baek?”

“Tentu. Terimakasih Oppa untuk bantuannya. Dan seperti yang kau tanyakan sebelumnya, Taeng eonni telah berhenti menangis sejak 20 menit yang lalu. Kita berhasil” Ungkap Seohyun dengan nada suara yang senang.
“Syukurlah, jika seperti itu. Untung saja, tadi Baekhyunie langsung menjawab panggilan Oppa, jika tidak pasti eonni-mu masih menangis sampai sekarang”
“Kau benar Oppa, sekali lagi terimakasih”
“Itu tidak seberapa sayang. Seobaby, maaf – Oppa harus pergi sekarang, Oppa harus latihan untuk konser besok, apa kau akan datang sayang? Sepertinya tidak ya hehehe” tebak Luhan sedikit menyesal dan diiringi dengan sebuah tawa yang terkesan dipaksa.
“Maafkan aku Oppa. Aku tak mungkin bisa hadir di konser perdanamu itu – Aku tidak mendapat izin” jawab Seohyun tak kalah menyesal dengan sang Kekasih.
“Oppa mengerti. Tak apa Seo, tapi kau akan selalu mendukungku bukan?”
“Tentu Oppa. Dan saatnya tiba, kita pasti bisa tampil bersama dihadapan publik – Semoga”
“Hari itu pasti akan datang sayang”
“Aku mencintaimu Oppa..”
“Aku jauh mencintaimu, seobaby”
“Oppa tutup.. bye..”
“Bye Oppa.. tut tut tut tut”

TBC

Tertanda Istrinya Sehun

Advertisements

4 thoughts on “[Fanfict] BaekYeon – SeoHan Story [#2 Morning Call]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s