[Fanfict] Babo Taemin!! (TaEun Couple)

image

Tittle : Babo Taemin!
Cast :
Son NaEun (A-Pink)
Lee Taemin (SHINEe)
Author : LeeHyuRa (@aniespur)
Genre  : Romance, Idol Life
Length : Ficlet (1107 words)
Rating : PG-15
Disclaimer : This story is mine. Absolutely mine.

Happy Reading ^^

© 2016 LeeHyuRa presents..

Bagaimana bisa kau menyebut kekasihmu sendiri sebagai kekasih orang lain?”

Hari ini aku, sengaja menghabiskan waktu liburku untuk mengunjungi dorm kekasihku, Lee TaeMin. Aku tau ini sungguh sangat berbahaya dan berisiko, tapi bagaimana lagi terhitung besok hingga dua bulan kedepan aku dan grupku  A-Pink akan melakukan promosi di negeri sakura sana dan hanya hari inilah aku diberi waktu kosong.

Dengan topi, masker dan tak lupa jaket tebal aku pun berpura-pura menjadi salah satu crew dari grup kekasihku itu, SHINEe. Didanpingi oleh salah satu manager A-Pink,yang tentu ikut menyamar. Akhirnya kami pun tiba didepan pintu tempat kekasihku tinggal. Untung saja, tidak ada orang lain yang curiga dengan penampilanku ini, sepertinya penyamaran aku berhasil.

“Naeun-ssi, ayo masuk” bisik salah satu Manager SHINEe yang berhasil menyadarkanku dari pikiran bodohku. Tanpa menunggu lama, aku pun langsung mengikuti langkah kaki manager SHINEe untuk masuk kedalam dorm yang dipenuhi dengan aroma pria ini. Langkahku pun terhenti saat telingaku menangkap suara yang tidak asing bagi otakku – suara itu, suara Taemin oppa dan suara member SHINEe yang lain.

“Hyung, mengapa kau lama sekali? Mana makanan pesanan kami” itulah sambutan yang kami terima saat aku dan manager SHINEe menjajaki ruangan yang aku tebak sebagai ruang santai mereka. Dapat kulihat,Onew oppa langsung mengambil alih kantung keresek yang sebelumnya kami bawa dan Key oppa mulai sibuk mengeluarkan seluruh isi kantung itu. Bahkan mereka lupa memberi kami waktu untuk menjawab pertanyaan yang sebelumnya Jonghyun oppa utarakan. Selapar itu kah mereka -.-

“Hyung, dia siapa? Manager Noona kah? Bukannya hari ini noona cuti,hyung? kali ini giliran Minho oppa yang bertanya. “Mungkinkah dia pacar barumu, Hyung?” celetuk Taemin oppa yang berhasil membuatku membulatkan mata tak percaya. Apa dia bodoh? Bagaimana bisa ia menyebut kekasihnya sendiri sebagai kekasih orang lain?bodoh!

“Pacar? Apakah kau tak akan marah Tae?” itulah respon yang diambil oleh manager oppa. Dapat ku lihat kini Taemin dan member lain hanya menatap kearah kami dengan pandangan penuh tanya.

“Mengapa aku harus marah hyung? Aku tak mengenal dia. Oh apa mungkin dia salah satu fansku? Tenang saja hyung aku tak akan marah jawabnya enteng diiringi sebuah senyum yang entah mengapa sangat mengesalkan untukku.

“Kau akan menyesal,Tae”

Cukup sudah, aku tak bisa menahannya lagi. Dengan cepat aku pun menyingkirkan topi dan masker yang sebelumnya kugunakan untuk menutupi wajahku dan menghempaskan benda yang tidak berdosa itu diatas lantai yang dingin.

“Oppa,kau keterlaluan!!!! Bagaimana bisa kau menyebut kekasihmu sendiri sebagai kekasih orang lain?” diam. Dapat ku lihat semua manusia diruangan ini terdiam saat aku berhasil menunjukkan wajahku yang sebelumnya tertutup.

“Naeun!” “Sayang” seru semua member dan tak lupa Taemin oppa dengan nada suara yang tercekat karena terlalu shock dengan semua yang terjadi.

“Sayang, sayang. Kau sungguh menyebalkan oppa” desisku kejam seraya mendudukan tubuhku ini diantara Minho dan Onew Oppa duduk. “Bagaimana bisa kau lupa dengan sosok pacarmu sendiri, oppa?” lanjutku setelah sebelumnya tanganku sibuk menusukan sedotan kedalam yoghurt yang telah kubeli.

“Naeun-ah, Mengapa kau tak memberitahu oppa bahwa kau akan kesini?” tanya kekasihku itu konyol.

“Kejutan. Tapi, apa yang kudapat. Oppa sungguh menjengkelkan!”

“Taemin-ah, kau memang keterlaluan” Kali ini dapat kudengar Key oppa angkat bicara, dan untunglah Key oppa kini berpihak padaku.

“Tapi, hyung.. aku kan tidak tahu. Naeun-ah, maafkan oppa” mendengar pernyataan kata maafnya itu, aku pun hanya bisa mendengus kesal dan berpura-pura tidak mendengar kata sesalnya itu. Dapat kudengar, helaan napas berat yang entah mengapa kompak dikeluarkan oleh semua pria diruangan ini.

“Sudahlah, masalah ini., lebih baik kalian berdua yang selesaikan. Aku lebih baik makan ayam gorengku ini dikamar” setelah mengucapkan kalimat pernyataannya itu, Onew oppa pun langsung meninggalkan ruang santai ini, diiringi oleh semua member dan manager oppa yang mengekori leader oppa dari belakang. Sekarang, tinggal kami berdualah manusia yang tersisa diruangan yang tidak bisa dikatakan sempit ini.

Dapat kurasakan getaran sofa disampingku, pertanda bahwa ada sosok lain yang tengah duduk di sofa yang sama denganku. Kalian tentu tau siapa sosok yang aku maksud. “Naeun-ah, ayolah maafkan oppa. Oppa, tak tahu jika hari ini kau akan kesini, ayolah..” pinta kekasihku ini dengan nada suara yang bisa dibilang cukup lucu.

“Entahlah, tapi hari ini oppa cukup keterlaluan” setelah aku menyelesaikan kalimat itu, dapat ku rasakan tanganku yang ditarik pelan oleh oppa dan hal ini mengakibatkan kini aku berhadapan dengan kekasihku yang terkadang lucu dan menyebalkan dalam waktu yang bersamaan.

“Ayolah, sayang. Maafkan oppa. Oppa akan melakukan apa pun, asal kau mau memaafkan oppa, ayolah sayang..” Mendengar suara oppa yang memohon itu, hatiku pun sedikit bergetar. Apa aku telah keterlaluan.

“Baiklah, aku akan memaafkan oppa. Tapi, dengan satu syarat?”

“Syarat?” aku pun hanya menganggukkan kepalaku antusias. “Oppa, aku ingin buah apel itu, tidak bisakah oppa mengupaskannya untukku? ini adalah hukuman oppa..”

Taemin oppa pun hanya bisa membulatkan bibirnya lucu, mendengar permintaan aku yang tidak biasa ini. Dengan setengah hati, Taemin oppa pun mulai mengambil salah satu buah apel dan sebilah pisau yang tepat berada dihadapan kami. Dapat kulihat kini, Taemin oppa tengah berkonsentrasi dalam acara mengupas buah itu. Hingga akhirnya sebuah kejadian pun terjadi.

“AWWWW” teriak oppa tiba-tiba yang berhasil mengalihkan semua perhatianku padanya. “Oppa, apa kau baik-baik saja?” ucapku refleks saat ku lihat dengan kedua mataku sendiri, salah satu jari oppa tengah mengeluarkan sebuah cairan merah – yang bisa aku duga itu adalah darah. Dengan hati-hati, ku enyahkan pisau dan apel itu, dan langsung memasukan jari oppa yang terluka itu kedalam mulutku. Dengan hati-hari, ku hisap darah oppa yang menyeruak keluar dan setelah dirasa darah tersebut telah berhenti, aku pun mulai melepaskan jari tersebut dari dalam mulutku. Dapat ku lihat kini Taemin oppa tengah menatap wajahku dengan tatapan hangat dan kagum. Kagum? untuk?

“Sudah ku bilang bukan, oppa harus  hati-hati” ucapku lagi diselingi sebuah tiupan lembut pada lukanya. “Apa oppa punya plester?” tanyaku saat kurasa lukanya telah lebih baik.

“Naeun-ah, Kau cantik” bukannya menjawab pertanyaanku sebelumnya, oppa malah mengucapkan sebuah kalimat yang berhasil membuat pipiku merona, layaknya sebuah tomat. Belum sempat aku merespon pernyataannya itu, kini dapat kurasakan sebuah objek kenyal tengah mendarat sempurna diatas bibir mungilku. Ya, tanpa izin terlebih dahulu Taemin oppa mencium bibirku lembut, memang hanya sebuah kecupan ringan – tapi aksinya ini berhasil membuat otakku berhenti bekerja dalam hitungan detik.

“Aku mencintaimu Son Naeun” seru Taemin oppa setelah ia melepaskan bibirnya itu dari atas bibirku. Tanpa aku sadari, sebuah senyuman pun kusunggingkan saat mendengar untaian kata yang sangat aku suka itu.

“Aku juga mencintaimu, oppa Cupp~~” Tanpa ragu, aku pun membalas pernyataannya itu diiringi sebuah kecupan tepat dipipi kananya.

“Jadi, apa kau memaafkanku, sayang?”

“Tentu” ucapku riang dan entah dorongan darimana, aku pun langsung menghamburkan tubuhku untuk memeluk badan tegap Taemin oppa. Mendapat perlakuanku yang tidak biasa ini, Taemin oppa pun  hanya bisa tertawa dan membalas pelukanku erat.

“Aku mencintaimu, sangat-sangat mencintaimu”

“Aku juga mencintaimu oppa”

END.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s