[Fanfict] White Lies (TaEun Couple)

 

White lies
Tittle : White Lies

Cast :
Son NaEun (A-Pink)
Lee Taemin (SHINEe)
Author : LeeHyuRa (@aniespur)
Genre : Romance, Idol Life
Length : Oneshot (1374 words)
Rating : PG-15
Disclaimer : This story is mine. Absolutely mine.

Happy Reading ^^

© 2016 LeeHyuRa presents..
“Haruskah kita bertemu diam-diam seperti ini?”


Lelah. itu lah satu kata yang tepat untuk menggambarkan perasaanku saat ini. Lelah disini, bukan karena aku merasa lelah dengan jadwal grupku yang padat, tapi aku lelah dengan hubunganku dan oppa yang entah sampai kapan harus sembunyi-sembunyi seperti ini. Jika diumpamankan, hubungan kami ini Layaknya seorang buronan yang kabur dan berharap tidak tertangkap basah oleh polisi, dan dalam kasusku ini polisi yang dimaksud adalah paparazzi.

Terhitung, hampir satu tahun lebih kami menjalani hubungan cinta seperti ini. Berawal dari sebuah acara Virtual Married – yang berhasil mempertemukan kami berdua, kisah kami pun berkembang dari professional kerja menjadi sebuah hubungan yang lebih serius. Musim gugur, itulah awal kami menapaki kisah baru kami sebagai sepasang kekasih resmi tanpa diikuti embel-embel kata “Vitual”. Malam itu, diawal musim gugur, Taemin oppa tanpa disangka-sangka mengungkapkan semua perasaannya padaku. Aku pun hanya bisa terdiam tidak percaya saat untaian kata yang manis itu terucap dengan jelasnya dari mulut oppa yang lebih tua satu tahun dariku ini. Awalnya aku sempat meragu, namun pada akhirnya aku pun memutuskan untuk mengikuti apa kata hatiku. Sejak saat itulah, aku – Son Naeun dan Taemin Oppa resmi menjadi sepasang kekasih.

Setelah menjalani kisah percintaan selama hampir satu tahun lebih ini, aku merasa ada yang berbeda dan sangat berbeda. Kencan diam-diam bukanlah tipe kencan yang aku inginkan. Sejujurnya, aku lebih suka berkencan secara terang-terangan dan tidak sembunyi-sembunyi seperti ini. Tapi, harapan hanyalah sebuah harapan. Taemin oppa merasa lebih nyaman dan aman dengan keadaan kami yang seperti ini, ia tak mau aku terluka dengan berbagai cemoohan yang mungkin akan aku terima dari fansnya, andai saja hubungan kami ini terbongkar dan menjadi konsumsi publik. Saat menikah pura-pura saja, aku mendapat banyak kecaman apalagi jika saat ini mereka tahu bahw aku telah menjadi pacar sungguhan dari idolanya. Mungkin aku akan tinggal nama saja.

Disinilah kami sekarang, didalam mobil yang bisa dikatakan minimalis dipinggir salah satu sungai yang membentang di jalanan kota Seoul. Terhitung telah 20 menit, aku dan Taemin oppa duduk terdiam disini, menikmati hamparan sungai yang sejuk dibalik kaca mobil oppa yang sangat tebal dan aman. Tak lupa, dua gelas Cappucino hangat pun menemani kencan kami berdua malam ini.

“Oppa, apa yang kau pikirkan? Apa kau sedang ada masalah?” tanyaku memecah keheningan saat kurasakan tangan Taemin oppa mulai menggengam tanganku lebih erat.

“Oppa?” tanyaku kembali, saat pertanyaanku sebelumnya tidak mendapat respon yang berarti dari kekasihku itu.

Nihil. Tetap saja kekasihku ini tidak menjawab pertanyaanku itu. Aku pun hanya bisa memandang wajahnya dengan penuh tanda tanya dan berharap ia akan segera membalas pertanyaanku.

“Aku hanya takut Naeun-ah” jawabnya dengan suara yang lirih.

Dahiku pun mulai mengernyit heran dan tidak mengerti dengan jawabannya yang terdengar sedikit ambigu itu. Sebenarnya apa yang ditakutkan oleh kekasihku ini. Belum sempat ku tanyakan lebih lanjut, tanpa aku sangka Taemin oppa langsung menarikku kedalam pelukan hangatnya.

“Aku takut kehilangan-mu Naeun-ah” gumamnya pelan tepat ditelingaku. Tanpa menunggu lama, seulas senyum pun langsung terbit di parasku ini.

“Aku tak akan meninggalkan mu, oppa. Tenang saja” balasku seraya tanganku mulai membalas pelukannya.

“Mengapa kau sampai berpikiran seperti ini, Oppa? Apa kau salah makan?” tanyaku sekenanya setelah Taemin oppa melepaskan pelukannya.

“Ya! Son Naeun. Apa maksudmu? Aku hanya takut saja, kau merasa lelah dan frustasi dengan hubungan kita yang diam-diam ini”

“Sejujurnya, aku memang lelah oppa” Jawabku terlampau jujur.

“Kau lelah?”

Aku pun membalas pertanyaannya itu dengan sebuah anggukan kepala, yang aku yakini jawabanku ini langsung mengganggu jalan pikiran Taemin oppa. Hal ini terbukti dengan diamnya Taemin oppa tanpa mengeluarkan kata sedikitpun.

“Oppa, Haruskah kita bertemu diam-diam seperti ini? Tidak bisakah kita mengungkapkan semuanya?” Tanyaku sedikit meragu, tapi aku butuh sebuah kepastian, kepastian mengenai hubungan kami. Aku takut, jika aku terlanjur jatuh kedalam pesona cinta ini, dan pada akhirnya cinta ini pulalah yang akan tega membuatku terluka.

Mendengar pertanyaanku ini, Taemin oppa langsung menatap wajahku dengan pandangan yang tak bisa ditebak. Aku tau, aku egois. Tapi, bisakah kami mulai mengungkapkan hubungan ini?

“Chagi-ya, Maafkan aku. Bukannya aku tak mau, tapi aku masih belum siap sayang. Bisakah kita membahas hal ini lain kali”

“Sampai kapan oppa? Sampai kapan oppa akan menyimpan hubungan kita ini? Sampai aku merasa lelah dan pergi dari jangkauan oppa kah? Oppa, tidak bisakah kita berkencan secara terbuka? Sully, Suzy, Jiyeon, Hani eonni bahkan Taeyeon eonni pun, mereka bisa menjalani kencan yang terbuka? Lalu mengapa kita tak bisa oppa? Apa oppa masih tidak yakin dengan hubungan ini? Lalu, untuk apa kita menjalani ini semua? untuk apa, oppa?”

“Naeun-ah, tenanglah. Aku tidak bermaksud seperti itu. Aku hanya takut kau terluka dengan berbagai komentar yang muncul, andai saja kita mengungkapkan hubungan ini. Aku tak mau kau terluka Naeun-ah, tolonglah mengerti. Ini semua bukan karena aku tak yakin dengan hubungan kita, aku mencintaimu Naeun dan karena itulah aku tak mau kau terluka” Mendengar penuturannya yang kelewat jujur dan tulus itu, aku pun hanya bisa mengerjapkan mataku pelan. Benarkah sosok yang ada dihadapanku ini adalah kekasihku, Lee Taemin? benarkah? – batinku berbisik.

“Naeun-ah, Naeun-ah. Kau mendengar perkataanku sebelumnya kan?” kini kurasakan sebuah tangan tengah mengguncang pundakku pelan dan membuyarkan semua lamunanku.

“Eoh, oppa. Aku mendengarnya” jawabku setelah aku sadar dari lamunan solo-ku(?)

“Jadi, apa kau masih marah padaku Naeun-ah? sekali lagi, ini semua ku lakukan demi kebaikanmu, sayang. Jadi aku mohon mengertilah” Pinta Taemin oppa dengan pancaran mata yang sangat tulus dan yang pastinya sulit untuk aku tolak.

“Arraseo, aku mengerti oppa. Tapi, sampai kapan kita seperti ini?” tanyaku entah untuk keberapa kalinya.

Kini dapat ku rasakan, tangan Taemin oppa tengah menggenggam kembali tanganku erat. “Percayalah pada oppa. Kau bisa kan Naeun-ah?”

“Sampai Kapan?’

“Mungkin tahun depan, kita bisa mengungkapkan semuanya atau mungkin setelah oppa pulang wajib militer? Kau bisa menunggu kan Sayang?”

“Selama itukah? memangnya kapan oppa pergi wajib militer?” tanyaku tak percaya.

“Mungkin tahun 2022, tapi entahlah aku masih belum merencanakannya”

“Mwo? itu berarti kurang lebih 6 tahun lagi, dan selama itu aku harus menunggu oppa? Apa oppa pikir hubungan kita akan bertahan hingga 6 tahun mendatang? aku pikir tidak.”

“Ya!! Lee Naeun, apa maksudmu? Kita akan tetap bersama apapun yang terjadi, kau mengerti?”

“Mwo? Lee Naeun? Oppa, namaku Son Naeun! dan kita bahkan belum menikah, jadi jangan mengganti margaku seenaknya” gerutuku tak terima dengan panggilannya itu, walaupun sebenarnya hatiku merasa sedikit senang dan tersentuh saat ia memanggil namaku dengan marganya. hahaha terkadang, wanita harus bisa sedikit jual mahal bukan? hehehe

“Kita pernah menikah sayang bahkan kita belum dan tidak akan pernah bercerai, jadi secara tidak tertulis kau tetap milikku” keukeuh oppa yang kini mulai menggapai dan memeluk pinggangku erat.

“Oppa, sejak kapan kau menjadi genit seperti ini,huh?” tanyaku saat merasakan tangannya mulai bergerak-gerak disekitar pinggangku – geli. “Sudah ku bilangkan oppa, oppa jangan sering-sering bergaul dengan Jongin dan Sehun, mereka benar-benar namja yang berbahaya, oppa..”

“Tapi mereka berdua sahabatku, Naeun-ah”

“Tap-” sanggahanku terhenti saat kurasakan tangan yang sebelumnya berada disekitar pinggangku itu mulai menarik tubuhku hingga kini aku jatuh dalam pelukannya. “Op..pa, apa yang kau lakukan? Bagaimana jika ada yang melihat?”

“Tenanglah, kau tau bukan ini hampir tengah malam dan apa kau lupa kaca ini sungguh sangat aman, sayang”

“Tapi, bukankah Baekhyun dan Taeyeon Sunbae juga, tertangkap basah saat mereka berkencan di mobil oppa? Kita juga harus berhati-hati”

“Diamlah sayang, jangan membantahku, atau aku akan mencium bibir mungilmu ini” celetuk Taemin oppa sejenak saat ia melepaskan pelukannya dan mencubit bibirku pelan.

“Oppa, kau?!?!”

“Diamlah, atau kau ingin aku mencium bibirmu dan membuatnya sedikit bengkak” ancam oppa yang berhasil membuatku terdiam seribu bahasa dan pasrah dengan apa yang tengah ia lakukan – memeluk tubuhku erat dan posesif.

Ya.. seperti inilah kisah cintaku dan kekasihku, meskipun kami sama-sama idol, tapi kami telah memutuskan untuk saling mencintai dan terjalin dengan sebuah hubungan yang lebih serius. Meskipun hingga detik ini, kami belum memutuskan untuk mengakui hubungan kami dihadapan umum, tapi kami percaya bahwa suatu hari nanti kami akan mempublikasikannya di hadapan semua orang. Mungkin, kalian akan berpikir kami egois karena dengan sadarnya kami menyembunyikan sebuah kebenaran, tapi percayalah terkadang di dunia ini terdapat pula suatu hal yang lebih baik disembunyikan, white lies – kami hanya tak ingin kalian semua (fansku dan fans oppa) merasa tersakiti dan dikhianati dengan adanya hubungan kami ini. Tapi, sekali lagi, meskipun kami seorang idol, tapi kami tetaplah manusia biasa. Manusia yang butuh dicintai dan mencintai. Jadi bisakah kalian menghargai dan menghormati keputusan serta hubungan kami ini?

END

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s