[Fanfict] Uri Breakfast

Uri Breakfast

Tittle : Uri Breakfast
Cast :
Lee Won Geun (Actor)
Seo JooHyun (SNSD’ Seohyun)
Author : LeeHyuRa (@aniespur)
Genre : Idol life, Romance
Length : Oneshot (2153 words)
Rating : PG-15
Disclaimer : This story is Mine. Absolutely Mine!

Happy Reading ^^
940310-940412

Minggu Pagi yang cerah di kota Seoul, waktu dimana banyak orang-orang yang memanfaatkannya untuk berolahraga dan menghabiskan waktu liburan bersama keluarga masing-masing. Hal ini, tak jauh berbeda dengan seorang namja yang kini tengah bergelut dengan smartphone layar sentuhnya, yang sejak 1 jam belakangan menemani dirinya di sebuah café yang terlihat cukup sepi. Hanya ada sekitar 4-6 orang yang terlihat berada di café bernuansa eropa ini. Terhitung telah 1 jam, namja tersebut menunggu seseorang di café ini. Menunggu sesosok manusia yang sungguh sangat berharga untuknya. Entah telah berapa kali namja itu mengalihkan pandangannya kearah pintu masuk, hanya untuk memastikan bahwa kekasihnya itu telah datang atau belum. Tapi nihil, hingga jarum jam menunjukkan pukul 9 lewat 5 menit, sosok yang ia tunggu-tunggu pun tak kunjung muncul. Tak mau membuang-buang waktu, namja itu pun kini terlihat tengah mengangkat tangan kanannya – berniat untuk memanggil seorang pelayan. Tak lama seorang gadis berumur sekitar 20 tahunan pun menghampirinya. Tanpa menunggu lama, namja itu pun kembali memesan secangkir Cappuccino. Kembali? Ya, untuk ketiga kalinya dalam sehari ia memesan minuman yang sangat ia sukai itu. Tanpa menunggu lama, pesanan itu pun datang tapi sayang hingga detik ini sosok yang ia tunggu itu masih tak kunjung datang.

“Sebenarnya kemana gadis itu?” gerutu sang namja kesal, karena sang kekasih yang masih belum menunjukkan batang hidungnya. Sambil menyesap secangkir Cappuccino yang ia pesan, namja itu pun kini kembali terlarut dalam dunianya sendiri bersama smartphone kesayangannya. Namun, raut muka namja itu pu berubah menjadi sedikit kusam dan mendung saat matanya menangkap sebuah foto yang kini tengah menjadi pusat perhatiannya. Disaat yang bersamaan, dapat kita dengar bunyi sebuah lonceng yang sengaja ditempatkan diatas pintu, tanda bahwa terdapat tamu yang baru saja datang. Seorang gadis muda berambut panjang kini tengah berdiri di pintu masuk café dan mengedarkan pandangannya di sekeliling café, terlihat bahwa ia tengah mencari seseorang. Tak lama sebuah senyum pun disunggingkan oleh gadis itu, saat matanya menemukan objek yang ia cari sebelumnya. Dengan langkah penuh percaya diri dan tak lupa sepasang higheels yang kini terpasang cantik di kedua kakinya, gadis itu pun mendekati sebuah meja yang tengah diduduki oleh seorang namja.

“Oppa, maaf aku terlambat” ucap sang gadis saat ia berhasil mendudukan tubuhnya dihadapan namja tersebut.

“Oppa..” panggil ulang sang gadis, saat ia menyadari bahwa sosok yang tengah ia ajak bicara tersebut tengah terlarut dalam dunianya sendiri.

“Eoh, kau sudah datang Hyunie, mengapa kau datang terlambat? Tidak tahukah, aku telah menunggu mu disini sejak 1 jam yang lalu. Jadi apa alasan mu datang terlambat nona Seo?” Tanya namja itu seraya tersenyum manis dan menunjukkan eyes smile-nya.

“Emm, maafkan aku. Tadi aku diminta menemani Yoona Eonni untuk pergi berbelanja, jadi aku terlambat. Tapi, kau tak marah kan Oppa? Eoh tunggu, mengapa kau meminum tiga gelas Cappuccino Oppa? Ini kan masih pagi?”

“Kau pikir, ini salah siapa hingga aku memesan minuman sebanyak ini, hemm?”

“Oppa, kau tau kan, minum Cappuccino di pagi hari itu tidak baik. Apalagi sekarang kau tengah sibuk-sibuknya syuting drama. Oppa, kau harus mulai memperhatikan kesehatan mu” cerocos sang gadis, Seohyun yang terlihat sangat kesal dengan kebiasaan kekasihnya itu.

Sang kekasih pun hanya bisa tersenyum geli saat melihat tingkah overprotective Seohyun terhadap kesehatan yang muncul tiba-tiba. Lee Won Geun – namja itu, merasa sangat beruntung dan bersyukur karena ia diberikan sosok kekasih yang sangat perhatian dengannya. Ia tak pernah sekalipun merasa kesal atau risih, mendapat perhatian yang berlebih dari kekasihnya ini, apalagi tentang masalah kesehatan. Dengan tangan kiri yang kini menopang wajah tampannya, Won Geun pun dengan sabar mendengarkan semua hal yang kini tengah diungkapkan oleh sang kekasih mengenai kesehatan dan bahaya mengkonsumsi Cappuccino secara berlebihan.

“Oppa tau kan, Cappuccino itu dibuat dari bahan Coffee dan didalam coffee itu terdapat Cafein. Apa Oppa tau, dalam segelas Cappuccino yang Oppa minum ini terdapat sekitar 100-125 mg Cafein. Berarti jika Oppa hari ini telah meminum 3 cangkir Cappucino, berarti Oppa telah meminum sekitar 375 mg Cafein. Omo! Apa tidak salah Oppa? Setidaknya Oppa hanya boleh meminum Cappuccino 1 cangkir setiap harinya. Bagaimana jika setelah ini, Oppa mengalami insomnia, atau bahkan penyakit jantung. Oh no!” Ucap Seohyun dengan nada suara yang berapi-api, sebaliknya pihak yang diajak bicara hanya memandang kekasihnya itu dengan pandangan kagum .Kagum? Ya, bagaimana bisa ia mengetahui secara lengkap tentang bahaya Cappuccino, padahal setiap hari gadisnya ini memiliki jadwal yang sangat sibuk, jauh lebih sibuk darinya.

“Oppa, kau mengerti kan apa maksudku? Kurangilah hobi mu itu”

“Aku paham sayang, darimana gadisku ini mengetahu secara jelas bahaya Cappuccino huh?” goda Won Geun seraya tangannya kini menggenggam tangan sang gadis. “Ohya, apa kau mau memesan sesuatu? Sepertinya kau belum sarapan pagi ini, apa tebakanku benar?”
“Kau benar Oppa, aku belum sarapan. Tentang bahaya Cappuccino, tentu aku membacanya di buku Oppa. Oppa, kau harus sering-sering membaca buku.”

“Baiklah, nanti disela-sela syuting aku akan membaca buku. Walaupun aku tak yakin”

“Oppa!!! Buku itu baik untuk kita”

“Tapi kadang aku merasa mengantuk, sayang” balas Won Geun tak mau kalah berdebat dengan sang gadis. Sebelum sang gadis kembali melontarkan kembali aksi protesnya, Won Geun pun dengan gerak cepat mengangkat satu tangannya kembali, berniait untuk memesan makanan.

“Ada yang bisa saya bantu tuan?” Tanya sang pelayan lain, yang berbeda dengan pelayan sebelumnya.

“Kau mau memesan apa sayang?”

“Emm, aku mau Green Tea Frappucino dan Cheesy French Toast, Oppa sendiri?” jawab Seohyun setelah sebelumnya ia fokus membaca menu makanan yang tersedia. “Oppa, jangan bilang kau akan memesan Cappuccino lagi? kali ini tak akan ku biarkan” ancam Seohyun dengan raut muka yang bisa dibilang sangat lucu dan mengemaskan.

“Tidak sayang, tenang saja”
“Kami pesan, 2 Cheesy French Toast, 1 Green Tea Frappucino dan 1 Orange juice” dengan cekatan sang pelayan pun menulis semua yang Won Geun pesan dan hanya dalam waktu 10 menit, semua menu yang mereka pesan sebelumnya, kini telah tersaji dihadapan mereka.

“Oppa, Selamat Makan”

“Selamat Makan juga sayang”

Mereka pun mulai menikmati acara sarapan mereka dengan khidmat dan tak jarang mereka pun saling melemparkan lelucon satu sama lain dan berakhir dengan tertawa bersama. Seohyun pun tanpa ragu menyuapi sang kekasih dengan penuh perhatian. Hal ini memanglah sederhana, tapi sungguh ini sangat bermakna untuk dua sejoli ini. Tidak sering mereka mendapat kesempatan seperti ini, sarapan bersama atau makan bersama seperti ini, mungkin dari sebulan hanya 2 kali atau 5 kali mereka bisa bersama. Mengingat saat ini, pasangan ini tengah disibukkan dengan jadwal mereka masing-masing yang bisa dibilang menumpuk Won Geun yang kini tengah sibuk syuting unuk sebuah drama anak sekolahan “Sassy Go Go” dan Seohyun yang setiap harinya selalu sibuk dengan jadwal girlband yang dinaunginya serta jadwal individual-nya.

“Oppa, apa kau tidak syuting hari ini?” Tanya Seohyun penasaran setelah ia selesai meminum Green Tea Frappuccino nya.

“Hari ini aku syuting sayang, tapi nanti sore. Tenang saja sampai siang nanti aku akan menemani mu. Kau sendiri? Apa kau tak ada latihan hari ini?”

“Aku? Hmm, aku juga ada latihan vocal dan dance, tapi nanti sore Oppa. Oppa, kau terlihat cocok dengan EunJi-ssi” ucap sang gadis dengan raut muka yang tak bisa ditebak, entah ia tulus mengatakan itu atau hanya basa-basi belaka.

“Hmm? Maksudmu?” Tanya Won Geun tak mengerti. Mengapa gadis ini tiba-tiba membahas lawan mainnya di drama?

“Kalian terlihat cocok, serasi” Seohyun pun mulai sibuk mengaduk minumannya setelah ia menjawab pertanyaan sang kekasih.

“Kau tidak cemburu kan Hyunie? Itu kan hanya akting saja sayang, tidak lebih”

“Apa kalian tidak terjebak cinta lokasi Oppa? Seperti yang kita alami dulu” balas seohyun tak mau kalah dan pandangannya masih terfokus pada cangkir Green Tea Frappuccino nya.

“Cinta lokasi? Tentu tidak sayang, kau sendiri tau kan EunJi kini tengah dekat dengan Jisoo. Dan aku juga kan telah memiliki mu, bagaimana bisa aku terjebak cinta lokasi dengannya? Kau sungguh konyol”

“Kau serius Oppa? Aku, aku hanya takut” Won Geun dengan refleks menggenggam telapak tangan Seohyun yang menganggur diatas meja.

“Aku serius, percayalah pada ku” aku Won Geun dengan tampang sungguh-sungguh. Seohyun pun akhirnya menganggukkan kepalanya tanda bahwa ia setuju dan ikut menggenggam erat tangan kekasihnya.

“Kau juga sama saja, haruskah kau memakai pakaian kurang bahan seperti ini? Tidak kah ini sedikit terbuka untuk kau pakai?” keluh Won Geun seraya tangannya memperlihatkan layar smartphone nya yang kini terdapat foto Seohyun sebagai gambar Wallpaper.

IMG_15549804379035

“Oppa.. foto ini” Seohyun pun sedikit terkejut dengan foto yang kini bertengger manis di layar ponsel kekasihnya itu.

“Iya foto ini, aku membencinya. Karena aku membencinya maka foto ini aku jadikan sebagai wallpaper”

“Menurut ku baju ini tidak terlalu terbuka Oppa. Oppa sendiri juga tahu kan, aku ini anggota sebuah girlband. Jadi tentu, terkadang aku memakai baju yang sedikit terbuka seperti ini” Seohyun pun dengan penuh hati-hati mencoba memberikan penjelasan pada sang kekasih, berharap bahwa sang kekasih akan mengerti dengan posisinya.

“Tapi kan-“

“Oppa juga sama saja. Oppa juga sering memeluk bahkan mencium gadis lain di drama. Itu bahkan lebih buruk dari hal ini Oppa” balas Seohyun tak mau kalah .

“Tapi itu kan hanya tuntutan peran”

“Mungkin saja kau menaruh sedikit perasaan mu disana Oppa”

“Baiklah, baiklah aku kalah. Aku tak akan membahas masalah kostum mu lagi. tapi kau harus berjanji, kau tak akan menggunakan baju yang lebih terbuka daripada ini kedepannya. Kau bisa?”

“Akan ku usahakan Oppa, tapi aku tak berjanji”

“Oppa juga, berjanjilah satu hal. Selama syuting drama atau fim apapun, Oppa tak boleh memasukan perasaan Oppa sendiri kedalamnya, bahkan hanya secuil pun tak boleh. Oppa janji?” kali ini giliran Seohyun yang meminta Won Geun membuat janji – sungguh pasangan yang aneh.

“Aku janji, tapi untuk masalah Kissing Scene, maaf aku tak bisa berbuat apa-apa, sayang”

“Itu tak masalah Oppa. Karena aku juga sebelumnya pernah melakukan Kissing Scene dengan Kyuhyun Oppa bahkan dengan Oppa, jadi itu tak masalah. Aku tak akan marah hanya karena hal itu”

“Tak seharusnya kau menyebut nama namja lain didepanku sayang. Aku tak suka. Hemm, Berbicara tentang Kissing Scene kita dulu, bukankah saat itu kita banyak membuat NG. Apa kau sengaja melakukan hal itu sayang?”

“Apa yang kau pikirkan Oppa? Tentu itu bukanlah kesengajaan. Saat itu aku sungguh sangat gugup, karena itu adalah drama ku yang pertama. Bagaimana bisa kau mengatakan hal konyol seperti itu”

“Benarkah? Haruskah aku percaya?”

“Oppa!!”

“Aku bercanda sayang”

“Oppa, hari ini kapan syuting mu selesai?”

“Sekitar jam 9 malam, waeyo?”

“Datanglah ke Apartemenku Oppa, kita makan malam bersama. Aku merasa tak puas hanya dengan sarapan ini, ditambah mulai besok hingga 3 hari kedepan, aku dan eonnideul akan pergi ke Jepang untuk melaksanakan konser. Kau mau kan Oppa?” pinta Seohyun seraya menunjukkan aegyo andalannya.

“Kau akan ke Jepang? Selama 3 hari?” Tanya Won Geun tak percaya, bahkan kini kedua matanya pun membulat sempurna saking ia terkejutnya.

“Hemm”

“Jadi selama 3 hari kedepan, kita tak akan bisa bertemu?”

“Hemmm, kecuali Oppa mau menyusul ku ke Jepang. Tapi itu tak mungkin, karena aku tau Oppa sekarang sedang sibuk dengan drama Oppa. Jadi .. bisakah malam ini kita makan malam bersama?”

“Baiklah, malam ini kita makan malam bersama”

“Gomawo, CHU~” Seohyun yang tengah merasa senang pun langsung mengecup pipi kanan Won Geun lembut. Untung saja, keadaan café saat ini sangatlah sepi, jadi tak banyak orang yang melihat aksi dari maknae SNSD ini.

“Oppa, aku harus pergi sekarang. Sedari tadi Taeyeon Eonni mengirim pesan padaku untuk cepat datang ke ruang latihan, menyebalkan” ucap Seohyun dengan penuh nada kecewa disetiap kata-katanya.

“Baiklah, jadi sekarang saatnya kita berpisah? Padahal kita baru bertemu selama 3 jam, dan kau harus segera pergi?”

“Oppa, maafkan aku. Tapi hari ini, kita tetap makan malam bersama kan?”

“Tentu. Apa kau mau Oppa antar?” tawar Won Geun pada sang kekasih, karena ia tak tega melihat sang kekasih pulang sendiri.

“Aniyo Oppa, tidak usah. Aku akan menggunakan taxi. Ini terlalu berbahaya”

“Aku pergi Oppa, Chu~” pamit Seohuyn dan mencium pipi kanan dan kiri Won Geun secara bergantian.

Sebelum Seohyun pergi menjauh, Won Geun pun menahan pergerakan Seohyun dan kembali menggenggam tangan gadisnya lembut . “Kita pergi keluar bersama sayang”

“Baiklah” Seohyun pun dengan senang hati membalas genggaman kekasihnya itu. Mereka pun keluar dari café tersebut bersama dan sebelum sang taxi membawa Seohyun pergi, Won Geun pun memberikan sebuah kecupan lembut di bibir manis Seohyun.

“Aku mencintai mu, Seohyunie”

“Aku juga Oppa. Jangan lupa janji makan malam kita”

“Tentu, masuklah. Taxi mu telah datang”

Dengan gentle, Won Geun pun membukakan pintu taxi untuk sang gadis dan meyakinkan bahwa sang gadis telah masuk kedalam taxi dengan selamat. Setelah saling berbagi senyum, Won Geun pun menutup pintu taxi dan membiarkan taxi itu melaju meninggalakan dirinya sendiri didepan café.

Kencan mereka hari ini pun akhirnya berakhir, berakhir dalam waktu singkat, hanya 3 jam. Mengingat saat ini mereka memiliki jadwal yang sangat padat dan menggunung. Namun ini bukanlah akhir dari kisah mereka, ada banyak waktu lain yang tersedia untuk mereka habiskan bersama. Ya, kisah kebersamaan Won Geun dan Seohyun ini bukanlah akhir, namun ini adalah awal dari semua kisah mereka.

END.

-LeeHyuRa

Advertisements

4 thoughts on “[Fanfict] Uri Breakfast

    • aniespur says:

      Makasih udah mau baca plus komen di ff ajaib ini hehehe
      Yongseo? Maaf chingu, aku udah lama resign dari Yongseo shipper, abisnya kalo menurut aku, Yong lebih cocok sama Shinhye 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s