[Fanfict] Web – Skripsi – Toon?!?

PhotoGrid_1442726086916

Tittle : Web – Skripsi – Toon?!?
Cast : Ahn SoYeon (OC)
Park ChanYeol
Genre : Comedy, Romance
Rating : PG-15
Length : Ficlet [ 885 words]
Disclaimer : This story is mine! Absolutely mine!

Happy Reading ^^

940310-940412

“Chagi-ya, kau disini rupanya” seru ku saat tubuhku ini berhasil mendekati sosok yeojachingu ku yang tengah duduk manis disalah satu meja.

“Eoh, hai. Kau mencari ku?” balasnya setelah ia menyadari bahwa sang kekasihnya lah yang kini tengah mengajak nya bicara.

“Aku hanya merindukan mu sayang. Apa yang sedang kau baca?” tanyaku sedikit bingung. Karena sejak tadi mata ku menangkap bahwa kekasih ku ini tengah berkutat dengan benda bernama ponsel digenggamannya itu.

“Aku sedang membaca” balasnya singkat dan parahnya ia tidak memandangku saat menjawab pertanyaan ku itu.

“Kau membaca? Tidak biasanya. Ohya. Ku degar kau mendapat Mr. Kyuhyun sebagai pembimbing skripsi mu, apa itu benar? Kau sungguh beruntung sayang”

“Hemm..” hanya sebuah gumaman lah yang ia berikan sebagai jawaban atas pertanyaan ku tadi.

“Ya, aku beruntung” lanjutnya lagi namun masih tetap tidak memandang ke arah kedua mata ku.

“Tidak bisakah kau menatap mataku saat kita berbicara sayang?” ucapku kesal setelah melihat tingkahnya yang tidak biasa itu.

“Aku sedang membaca Yeol, Tolong mengerti” Balas Soyeon namun kini dengan memandang ke arah mataku. Tapi itu tidak lah lama, hanya 3 detik dan kembali, mata sayu yang sangat ku rindukan itu pun kembali terfokus pada ponsel sialnnya itu. Apa ponselnya itu lebih menarik dibandingkan pacar nya sendiri hah? Menyebalkan.

“Aku tahu, kau sangat ingin cepat lulus. Tapi, bisakah kau tidak menduakan ku dengan bahasan skripsi yang sedang kau baca sekarang? Aku merindukan mu sayang, sudah hampir 2 hari kita tak bertemu” rajukku pada kekasihku ini, dengan mengeluarkan segala unek-unek yang selama 2 hari telah bersarang di pikiran ku.

Diam.

Entah sengaja atau ridak, Soyeon hanya diam setelah mendengar segala keluh kesah ku itu. Apa dia tidak mendengarkan kata-kata ku? Sebenarnya apa yang tengah dia baca hingga ia berani mengabaikan pacarnya sendiri. Sepenting itu kah bahasan skripsi yang tengah berada dalam genggamannya itu? menyebalkan.

Karena rasa kesal ku yang semakin membuncak – efek dari didiiamkan oleh kekasih ku sendiri. Akhirnya aku pun dengan tega merebut benda bernama ponsel itu dari genggamannya dan berhasil, dengan cara seperti itu kini Soyeon kembali menatap kearahku, namun bukan tatapan penuh cinta yang ku terima, tapi tatapan membunuhlah yang kini ia berikan padaku. Omong kosong! Aku tak peduli.

“Sebenarnya apa yang sedang kau baca meng-“

“Yakk, Park Chanyeol kembalikan ponsel ku. Kau menyebalkan”

“Aku tidak menyebalkan sayang, aku hanya pen- MWO?!?” ucapan ku terputus saat mata ku menangkap sesuatu yang tak asing dalam layar ponsel milik kekasihku itu. Sungguh aku tak percaya dengan apa yang aku lihat sekarang, bukannya melihat berbaris-baris kata layaknya sebuah karya tulis namun ponsel kekasihku ini menampilkan sebuh objek yang tidak asing lagi dimata ku.

“Kembalikan bodoh” ucap Soyeon setelah berhasil merebut ponselnya dari genggaman ku.

“Kau bukan membaca referensi skripsi?” Tanya ku tak percaya dengan mata ku yang kini sudah membulat sempurna, dan dengan polosnya ia malah menggelengkan kepalanya ke kiri dan ke kanan.

“Siapa yang bilang aku membaca skripsi? Itu hanya tebakan mu saja Park Yoda”

“Kau mengabaikan ku hanya karena kau tengah membaca webtoon? Apa kau gila Ahn SoYeon?”

“Aku tidak gila. Webtoon ini sangat menarik Chanyeol, aku bahkan tak bisa berhenti membacanya dan aku tinggal membaca 5 episode lagi, jika saja kau tak merebut ponselku. Menyebalkan” kesal Soyeon tak terima dengan aksi ku merebut ponselnya itu.

Mwo? Mengapa dia marah padaku. Bukankah seharusnya aku yang marah karena telah diabaikan oleh gadis ini, hanya karena sebuah komik webtoon. Menyebalkan! Sekali lagi aku pun kembali merebut ponsel kekasihku itu dan langsung memasukkan ponsel tak berdosa itu ke dalam saku celana ku.

“Chanyeol!!!” jerit Soyeon sedetik setelah aku berhasil merebut ponsel pintarnya.

Aku pun hanya membalas jeritan kekasihku itu dengan sebuah tatapan dingin. “Jangan pernah mengabaikan ku lagi, Soyeon-ah”

“Aku tak mengabaikan mu yeol. Ayolah, kembalikan ponselku yeol… PARK CHANYEOL”

“Kau harus segera menyusun proposalmu sayang, bukankah kau ingin cepat-cepat lulus dan menikah dengan ku hmmm?” godaku yang berhasil membuat kedua pipinya memerah, layaknya tomat cherry yang pagi ini aku makan.

“Tapi… cerita Vampir dan namja yang freak dengan kebersihan itu, aku penasaran Chanyeol-ah”

“No, kau harus mulai fokus dengan skripsi mu sayang..”

“Chanyeol..”

“Tak ada penolakan Nyonya Park dan jangan menunjukkan aegyo mu itu dihadapanku. Bukankah kau tahu aku tak pernah tahan dengan aegyo mu itu. Jadi berhentilah..”

“Chanyeol..”

“Ini semua demi masa depan mu sayang..”

“Kau menyebalkan”

“Benarkah? Tapi kau tau bukan, aku selalu mencintaimu”

“Aku membenci mu PARK CHANYEOL” desis SoYeon tepat dihadapanku dengan tatapan mata yang penuh akan amarah.

“Tapi aku mencintaimu sayang.. cepatlah susun skripsi mu lalu kita akan segera menikah” celetukku yang berhasil membuatku menerima tatapan tak kalah tajam dari sebelumnya.

“Jadi, haruskah kita ke perpustakaan sekarang? Mencari jurnal dan referensi lainnya?” ajak ku dengan tanganku yang mulai menarik Soyeon untuk bangkit dari duduknya.

“Terserah..” jawabnya lemah, layaknya sosok yang tak bernyawa.

Aku pun hanya bisa menyunggingkan senyum ku, melihat tingkahnya yang kadang terlihat imut dan menggemaskan dalam waktu yang bersamaan ini.

“Kajja kita ke perpustakaan”

“Hemm, tapi bisakah aku meminjam ponselku? Cukup 10 menit ayolah..” pinta SoYeon sedikit ragu dengan tatapan mata yang memelas.

“Tidak bisa sayang, carilah jurnal untuk skripsi mu lalu aku akan mengembalikan benda menyebalkan itu” jawabku dengan suara yang tegas namun masih ada kesan lembut didalamnya.

“Kau tega..”

“Ayo, kita ke perpustakaan” dengan enggan SoYeon pun akhirnya menggerakkan kakinya untuk menyejajarkan langkahnya dengan langkahku dan tak lupa tangan kami pun kini tengah bertaut dengan eratnya.

Itu baru gadisku..

END.

-LeeHyuRa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s