96 Hours become a Housewife

04 - Liburan Musim Panas yang Menyenangkan.mkv_20150904_083615.112

Ibu rumah tangga, mungkin bagi sebagian orang banyak yang berpikir bahwa menjadi seorang ibu rumah tangga itu gampang dan sangat mudah. Namun itu semua salah besar. Kata siapa jadi seorang ibu rumah tangga itu mudah? Mungkin untuk mendapat gelar ibu rumah tangga memang mudah – kita hanya perlu menikah. Namun menjalani tugas sebagai ibu rumah tangga, apakah hal itu masih dapat dikatakan mudah?

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), ibu rumah tangga adalah wanita yang mengatur penyelenggaraan berbagai macam pekerjaan rumah tangga atau istri (ibu) yang hanya mengurusi berbagai pekerjaan di rumah tangga (Tidak bekerja di kantor). Dengan kata lain, semua urusan yang berkaitan dengan rumah, itu semua adalah kewajiban yang harus dikerjakan oleh seorang ibu rumah tangga.

Jika kita melihat dari jam kerjanya, pekerjaan menjadi seorang ibu rumah tangga adalah pekerjaan yang paling sulit dan berat dibandingkan pekerjaan lain di dunia ini. Mengapa aku dapat mengatakan hal ini? Secara umum seorang ibu rumah tangga bekerja selama hampir 24 jam penuh setiap hari. Banyak orang yang berpikir bahwa mengerjakan segala pekerjaan rumah itu mudah, seperti mencuci baju, mencuci piring, mengepel lantai, memasak bahkan merapikan rumah, sehingga tak jarang banyak orang yang secara tidak langsung meremehkan berbagai pekerjaan itu. namun pada kenyataannya, pekerjaan itu semua cukuplah sulit dan memakan waktu yang tidaklah ssedikit.

Terhitung mulai hari selasa lalu hingga ari jumat hari ini, aku mendapat tambahan tugas di rumah. Tugas ku sebagai anak dan mahasiswi tingkat akhir bertambah menjadi seorang ibu rumah tangga –dadakan selama 4 hari itu. mengapa hal ini dapat terjadi? Hal ini karena, selama 4 hari itu mamahku pergi berlibur ke Yogyakarta bersama teman-temannya. Menyisakan aku, papah dan adikku sendiri di rumah. Selama 4 hari itu pun aku mulai menjalani keehidupan baru ku sebagai seorang ibu rumah tangga. Apakah aku merasakan hal yang berbeda? Tentu.ini 180 derajat berbeda dari kehidupan aku sebelumnya. Bagaimana bisa? Baiklah aku akan menceritakan secara lengkapnya kepada kalian, dengar kan baik-baik..

Selasa, September 1, 2015
Pagi-pagi sekali mamah ku telah berangkat bersama teman-temannya menuju Yogyakarta. Tapi untungnya sebelum mamah pergi, mamah menyempatkan diri untuk memasak terlebih dahulu. Jadi aku tak perlu repot-repot memasak hari ini. Hari pertama mamah pergi, masih belum ada hal yang menyusahkan aku. Hari itu aku hanya tinggal mencuci piring dan tak lupa mengangkat seluruh jemuran nanti siang. Dan hari itu pun aku masih bisa bangun agak siang (Jam 8) seperti biasanya.

Rabu, September 2, 2015
Hari ini, aku mau tidak mau, suka atau tidak suka diharuskan untuk bangun pagi. Untunglah hari ini aku tak ada jadwal kuliah, sehingga aku masih bisa sedikit bersantai dirumah. Tapi besok? Entahlah..
Tidak seperti kemarin dan hari-hari sebelumnya, hari itu aku bangun pagi sekitar pukul setengah 6. Mengapa aku harus bangun sepagi itu? jawabanya karena aku harus menyiapkan sarapan untuk papah ku dan adik ku yang sebentar lagi akan pergi kerja. Berhubung aku ini tidak lah terlalu jago memasak, jadi aku pun memutuskan untuk memasak yang praktis dan semoga saja rasanya enak. Hari itu aku memutuskan untuk membuat Midog (Mie- Endog/Telor) atau banyak orang juga yang menyebutnya pizza mie serta membuat sebuah telur dadar. Praktis banget bukan? 0.0 aku pun mulai membuat makanan praktis ini sekitar jam 6, karena sebelumnya aku harus menjemur pakaian yang sebelumnya telah dicuci oleh papah. Papah aku baik banget kan? Hmmm, mau nyuci segala ^^ setelah selesai dengan urusan jemuran, aku pun dengan segera meluncur ke dapur untuk membuat sebuah sarapan sebelum adikku bangun dari tidurnya. Dapat bisa ditebak, setiap aku berada di dapur, pasti aku akan memunculkan sebauh suara aneh, yang menandakan bahwa seorang anies tengah berada di dapur. Entah mengapa setiap aku di dapur, pastia aku akan menciptakan sebuah suara keributan kecil, entah itu suara piring yang tiba-tiba pecah atau suara beradunya barang yang tidak biasa kkk. Sekitar jam 7, makanan itu pun akhirnya selesai, walaupun aku tak yakin dengan rasanya. Karena setiap aku memasak, entah menagapa rasa masakan aku itu, kadang keasinan atau bahkan gak ada rasanya -.- aku juga gak ngerti, apa yang salah dengan ku coba? Tapi walaupun aku tak yakin dengan rasanya, namun adik ku itu tetap melahap sarapannya dengan tenang. Aku pun sangat berterimakasih pada kecap dan bumbu pecel instant yang dapat menutupi kekurangan rasa dari masakan ku itu. Bahkan adikku pun membawa masakan ku sebagai bekal makan siangnya.. hmm, aku terharu..thanks my bro ^^
Setelah memasak, aku pun kembali disibukkan dengan tugas selanjutnya yang menumpuk. Apa lagi kalo bukan mencuci piring? Tapi mencuci piring bukanlah hal yang berat untuk ku, aku sangat suka mencuci pring. Tapi karena kecerbohan aku yang tak bisa aku hilangkan, dalam cuci piring kali ini aku mendapat tiga luka di telapak tanganku akibat peralatan dapur yang cukup tajam -.- hiks, dan itu sungguh menyakitkan. Tanpa sadar, aku pun baru bisa menarik napas lega dan terbebas dari semua urusan rumah tangga ini setelah jarum jam menunjuk angka Sembilan. Secara tak sadar aku telah disibukkan dengan semua pekerjaan rumah selama 3 jam full? Wowww, untuk mengembalikan semangat ku pun aku akhirnya pergi mandi lalu pergi sarapan dan setelah itu aku pun kembali ke rutinitas awalku yaitu menonton Drama Korea dan FANGIRLING. Siang harinya, aku seperti biasa harus mengangkat jemuran dan melipatnya dengan rapi. Pekerjaan rumah tangga hari ini pun ditutup dengan kegiatan cuci piring season 2 di malam harinya.

Kamis, 3 September 2015
Hari ini adalah hari yang sibuk untuk ku. Bagaimana tidak? Hari ini aku ada jadwal kuliah pagi jam 7 -.- dan kalian tau, jarak dari rumah ku ke kampus itu memakan waktu hingga 1,5 jam. Sehingga mau tak mau aku pasti selalu berangkat dari rumah jam setengah 6. Hari itu aku bangun pukul setengah 5, dan tanpa babibu aku pun langsung melesat ke kamar mandi untuk segera mandi. Setelah merasa penampilanku hari ini baik, dan tentu aku belum make up ya. aku pun ingat jika aku juga harus memasak sarapan untuk papah dan adikku sebelum aku pergi. Dengan waktu yang semakin mepet, aku pun memutuskan untuk membuat 4 telor ceplok, untukku, papah, sarapan dan bekal adikku. Untuk memanfaatkan waktu sebaik mungkin aku pun, memasak satu telor terlebih dahulu untuk aku sarapan lalu 3 telor yang lain pun menyusul. Yang lucunya selama aku memasak 3 telor yang lain, aku pun di waktu yang sama tengah sibuk memakan sarapnku. Masak sambil sarapan? Ya, itulah yang aku lakukan. Acara masak-makan ku pun itu berakhir saat jam menunjukkan pukul 05.10. setelah sarapan aku pun mempersiapkan penampilan wajahku dan rambutku, setelah dirasa rapi aku pun berpamitan pada papah yang untungnya saat itu telah bangun. 05.30 aku pergi dari rumah, dan hari itu jadwal kuliah ku sangat padet, 3 mata kuliah, 8 SKS dalam satu hari.

Jum’at, 4 September 2015
Berhubung kemarin aku pulang malam, karena aku harus melakukan foto studio bareng temen-temen KKN. Jadi hari ini aku pun disuguhkan banyak pekerjaan rumah yang harus ku lakukan dan untunglah hari ini aku libur kuliah, jadi aku tak akan keteteran lagi. Bangun pagi..- mungkin mulai saat ini aku akan terbiasa dengan istilah bangun pagi ini. sebelum memasak sarapan aku pun kembali harus menggantungkan jemuran pada tempatnya, cucian yang sebelumnya telah dicucikan oleh papahku. Setelah itu aku pergi ke dapur untuk memasak MIDOG lagi -.- jujur, aku merasa bersalah sama adik aku karena selama 3 hari berturut-turut aku Cuma bisa masakin adik aku telor T.T *hiks setelah itu aku kembali ke tugas mencuci piring, tapi kali ini aku gak ngelukaian diri aku lagi hehehe sekitar 2 jam pekerjaan rumah ku itu akhirnya selesai, dan setelah wangi aroma mandi aku pun sadar jika lantai di rumah ku telah sedikit kotor, dan terpaksa hari ini aku mengepel lantai. Dan seperti rutinitas aku sebeumnya, tugas aku selanjutnya adalah mengangkat dan melipat jemuran di siang hari nanti dan mencuci piring di malam hari nanti, tapi untunglah hari ini mamahku kembali dari liburannya ^^ jadi, aku bisa sedikit santai lagi.. kkk~ tapi sayangnya hingga saat ini, mamah aku masih belum sampai di rumah, padahal kan aku kangen sama mamah ^^ ohya, kemarin juga kakak aku datang ke rumah, katanya khawatir gitu kkk. So sweet kan kakak aku ^^ andai aja kakak aku disini nya pagi, kan adik aku gak akan makan midog lagi, secara kakak laki-laki aku itu kan lebih jago masak dibanding aku kkk.

04 - Liburan Musim Panas yang Menyenangkan.mkv_20150904_083624.190
Kesimpulan yang bisa aku dapat dari pengalaman aku menjadi ibu rumah tangga selama 96 jam kurang ini adalah, pekerjaan ibu rumah itu tidak lah mudah. SULIT. Butuh tenaga dan hati yang besar untuk menjalani seluruh pekerjaan ini. Pekerjaan yang berulang dan sejenis pun berpotensi membuat kita muak, jika kita tidak memiliki hati yang kuat dalam menjalaninya. Menjadi ibu rumah tangga, adalah pekerjaan tersulit dan terberat yang ada di dunia ini. Jadi hargailah Ibu mu dan/atau asisten rumah tangga mu, yang setiap hari secara sukarela selalu melakukan semua pekerjaan ini dengan tulus, ikhlas dan tanpa mengeluh sedikit pun.
I Love You, Mamah~~ papah…

CYMERA_20150208_102241

06 - Cokelat, Ujian dan Nasib Buruk.mkv_20150904_083843.480

-LeeHyuRa

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s