(Fanfict) Good Morning (Sequel of The Reason I Live #1)

Tittle : Good Morning (Sequel of The Reason I Live #1)

Cast :
Kim Jongin
Kim HyuRa (OC)
Author : LeeHyuRa (@aniespur)
Genre : Marriage life, romance
Length : Drabble (690 words)
Rating : PG-17
Disclaimer : This story is mine. Absolutely mine. Mungkin bisa dibilang ini adalah sequel dari FF The Reason I Live yang sebelumnya pernah aku post, mengingat saat itu ada yang meminta aku untuk membuat sequel dari cerita ini, semoga kalian gak kecewa ya, sama sequel ini. walaupun berbentuk drabble, tak apakan? Happy Reading ^^

good

940310-940412

Good Morning..

Pagi hari merupakan waktu yang sangat disukai oleh sosok seorang Kim HyuRa. Bagaimana tidak? Hanya setiap pagilah, Hyura dapat menatap wajah polos sang suami yang masih terlelap tidur disampingnya dalam waktu lama. Bukan menjadi rahasia besar lagi, jika gadis berumur 25 tahun ini sangat terobsesi dengan wajah polos suaminya – Kim Jongin yang tengah tertidur. Tak jarang, Hyura pun selalu memotret diam-diam wajah polos sang suami yang tengah tertidur dan menyimpannya dalam galeri ponselnya. Tak pernah sekalipun Hyura bosan dengan rutinitasnya itu, bangun subuh – sebelum mentari terbit, dan memandang puas wajah suami-nya hingga mata sang suami terbuka sempurna. Namun ada satu hal yang paling Hyura tunggu di pagi hari seperti ini, Morning kiss seorang Kim Jongin. Morning kiss yang benar-benar membuatnya ketagihan.

Tak seperti biasanya, pagi ini Hyura masih asik terlelap dalam tidurnya. Bergelut dengan selimut hangatnya dan mengabaikan sinar mentari yang kini tengah menyorot hangat tubuhnya. Rasa lelah dan letih masih tercetak jelas di wajah manis Hyura, mengingat kegiatan mereka – Hyura, Jongin yang sangat luar biasa semalam.

Perlahan Hyura pun mulai membuka kelopak matanya, merasakan hangatnya sinar mentari dan sejuknya udara pagi ini. Dengan mata yang belum terbuka sempurna, Hyura pun mulai mengalihkan pandangannya kearah samping, untuk mencari sosok sang suami. Kosong. Itulah yang mata Hura tangkap saat ini. Tak ada tubuh Jongin yang biasanya masih terlelap diatas tempat tidur mereka. Hyura pun langsung membelakakan matanya, dan perlahan kaki jenjangnya mulai menapaki lantai kamar mereka yang dingin. Dapat Hyura rasakan kini sebagian tubuhnya merasa nyeri akibat kegiatan mereka semalam. Hyura pun hanya bisa tersenyum geli setiap mengingat aksi mereka berdua semalam yang dapat dikatakan gila dan berani itu.

Setelah kesadaran Hyura kembali dengan sempurna, Hyura pun mulai memunguti pakaiannya yang tergeletak sempurna diatas lantai kamarnya. Hanya berbalut kemeja sang suami yang terlihat sangat kebesaran, namun mampu menutupi sebagian paha putihnya. Hyura pun kini mulai keluar dari kamar mereka dan mencari satu sosok yang sangat ingin ia temui pagi ini, suaminya. Ya, Hyura sangat merindukan sosok suaminya itu.

Kaki jenjang Hyura pun kini selangkah demi selangkah mulai menuruni anak tangga rumah mereka. Tak lupa mata Hyura pun kini masih asik mencari dimana keberadaan sang suami tercinta itu. Dengan rambut yang masih terlihat berantakan dan jangan lupa leher Hyura yang terlihat banyak tanda kepemilikan yang dibuat oleh sang suami, akhirnya mata Hyura pun menangkap sosok yang selama ini ia cari. Suaminya, Kim Jongin. Terlihat saat ini Kim Jongin tengah berdiri disamping jendela seraya tangannya memegang sebuah cangkir kopi lalu menyesapnya pelan. Jongin terlihat sangat mempesona. Tak lupa sinar mentari yang menyorot dari sela-sela jendela pun, menambah kesempurnaan dan ketampanan sosok suaminya itu.

Tanpa rasa ragu, Hyura pun mulai mempercepat langkahnya dan kini gadis itu telah berhasil berhadapan dengan punggung bidang Jongin yang sangat ia sukai. Tanpa banyak bicara, Hyura pun mulai melingkarkan tangan kecilnya di lingkar pinggang Jongin. Menghirup aroma manly Jongin yang selalu membuat Hyura kehilangan akal dan pikirannya.

“Kau sudah bangun Chagi-ya?” Tanya Jongin sesaat ia merasakan sebuah lengan melingkar sempurna ditubuhnya. Tak perlu berbalik badan, Jongin pun sudah tau pasti siapa sosok yang tengah memeluknya kini. Hyura, istrinya tercinta.

“Hmm.. mengapa oppa bangun sepagi ini? Oppa tau, aku mencari mu tadi” gumam Hyura masih dalam posisi memeluk Jongin.

Jongin pun hanya terkikik geli mendengar keluhan istrinya itu. “Kau merindukanku?”

“Tentu..”

“Oppa, kau tau, aku sangat menyukai punggungmu ini.. hangat”

“Jadi, kau lebih menyukai bagian belakang tubuhku dibanding bagian depan tubuhku? Begitu?”

“Aniyo, aku suka seluruh bagian tubuh oppa” jawab Hyura kelewat jujur dan semakin mempererat pelukannya.

Mendengar penuturan jujur istrinya itu, Jongin pun mulai melepaskan pelukan Hyura dan membalikan tubuh tegapnya agar berhadapan dengan tubuh mungil sang istri. Dapat Jongin lihat, penampilan istrinya yang kini sangat tidak biasa, rambut berantakan, leher yang memerah dan baju yang bisa dibilang minimalis, benar-benar membuat nafsu Jongin yang sebelumnya tertidur mulai bangkit lagi. Secara perlahan Jongin pun mulai mendekatkan bibir sexy nya kearah bibir Hyura. Hyura pun mulai menutup kedua matanya dan dengan senang hati menerima ciuman suaminya itu. Kedua insan manusia itu pun kini mulai terlarut dalam ciuman hangat mereka, mengabaikan sinar mentari yang kini secara sempurna menyorot kegiatan rutinitas mereka itu.

“Good Morning..” batin HyuRa.

“Good Morning..”

****

END.

Contact me : LineID >> aniespurniati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s