Our Love Story (JIMIN Version)

Our Love Story (BTS version) – 7 different Stories..

I NEED YOU GIRL..

Cast :

BTS Jin – EXID Hyerin
BTS Jimin – AOA ChanMi
BTS Suga – A-Pink Naeun
BTS RapMonster – A-Pink Hayoung
BTS JungKook – Lovelyz YeIn
BTS V – Lovelyz Sujeong
BTS J-Hope – AOA Seolhyun

Author : LeeHyuRa (@aniespur)

940310-940412

Our Love Story ( V Version)

Terinspirasi dari fanarts yang gambarnya aku pakai di cerita ini, terima kasih untuk sosok yang telah membuat fanarts BTS diatas, sehingga dari fanarts ini muncullah berbagai ide cerita di otak aku. Dan akhirnya, muncullah sebuah cerita yang mungkin aneh dan tidak sempurna ini kkk. Have Fun!!

^^

Your front is the best, you back is the best
From your head to your toes, youre the best – Jimin
(War of Hormones – BTS)

BTS Jimin – AOA ChanMi
[714 words]

“Chanmi-ya..” seru suara namja yang berhasil memecah suasana hening di sebuah tempat latihan dance.

“Eoh, Jimin oppa ? Apa yang oppa lakukan disini? Apa kau tak ada jadwal oppa ?” jawab suara lain, setelah sebelumnya pemilik suara ini berjuang sekuat tenaga untuk menetralkan rasa terkejutnya, saat indra pendegarannya menangkap suara yang sangat ia kenal, suara kekasihnya – Park Jimin.

“Hmm, haruskah aku memerlukan sebuah alasan jika aku ingin bertemu dengan kekasihku sendiri. Itu hanya membuang-buang waktu swettiee” ucap Jimin yang entah, apa yang ia ungkapkan itu berupa pertanyaan ataupun pernyataan.

“Aku merindukan mu my sweetieee” sambung Jimin dengan nada suara yang terdengar sangat sangat manja.

ChanMi pun hanya bisa mengulum senyumnya melihat tingkah kekasihnya itu, kekasih yang notabene-nya berumur 1 tahun lebih tua dari dirinya, namun terkadang memiliki sisi manja yang sangat kelewat batas. Entah siapa yang tua diantara sepasang kekasih ini.

“Oppa , aku juga merindukanmu” jawab ChanMi pada akhirnya seraya menampilkan sebuah senyum indah di wajah cantiknya.

“Chagi-ya, apa kau sendiri disini? Dimana Noona-deul? Mengapa kau sendiri?” Tanya Jimin bertubi-tubi pada ChanMi tanpa ada jeda titik ataupun koma didalamnya.

“Oppa , bisakah oppa bertanya satu per satu? Eonni-deul baru saja keluar dari tempat latihan, dan sebagai member termuda tentu aku harus keluar dari ruangan ini terakhir”

“Mwo? Memangnya ada peraturan seperti itu? Maknae kami saja tak pernah bersikap manis seperti itu” balas Jimin tak percaya dengan apa yang diungkapkan ChanMi sebelumnya.

“ChanMi-ya..”

“Ada apa oppa ?” jawab ChanMi seraya kedua matanya kini tengah menatap pantulan bayangannya sendiri di dalam sebuah cermin.

“Mengapa kau memakai baju sependek itu?” Tanya Jimin dengan nada suara –tak suka nya.

“Ini? ini tidak terlalu terbuka oppa ” balas ChanMi tak mau kalah.

“Bagiku itu terlalu terbuka, jangan pernah menggunakan pakaian itu didepan namja lain”

“Oppa , bagaimana bisa? Kau tau kan kostum kami memang terbuka seperti ini, bahkan lebih terbuka dari ini. Oppa juga sama saja, oppa selalu menunjukkan ABS mu didepan namja bahkan yeoja lain. Mengapa oppa boleh sedangkan aku tidak?”

“Mwo? Tentu itu berbeda ChanMi-ya. Oppa namja, sedangkan kau yeoja”

“Apa bedanya oppa ? Bukankah dari sudut manapun kita tetap sama saja”

“Pokoknya itu berbeda, Chanmi-ya. Kau itu terlalu sexy jika berpakaian terbuka seperti itu dan selain itu pasti banyak pasang mata yang menatapmu nakal, dan oppa sungguh mebenci itu. kau mengerti?” ucap Jimin akhirnya.

“Oppa ..”

“Sudahlah, cepat berganti pakaian. Bukankah hari ini kita akan berkencan? Kau tak lupakan?” potong Jimin seraya menunjukkan senyum manisnya.

ChanMi pun langsung tersenyum saat mendengar ajakan kencan itu. Sebelum berganti pakaian, ChanMi pun kembali mematut dirinya didepan cermin yang terpampang jelas di ruangan tersebut. Tangan lentiknya dengan telaten mencoba untuk mengikat rambut panjang hitamnya agar terlihat sedikit lebih rapi. Namun, sebelum rambut hitam panjang itu terikat sempurna, ChanMi pun dikejutkan oleh tindakan seseorang yang kini tengah menciumi rambut ChanMi tanpa izin, Park Jimin, dialah pelakunya.

Entah apa alasannya, tapi saat mata Jimin menatap setiap helai rambut ChanMi yang terjatuh sempurna dibalik punggung indahnya. Saat itu entah muncul dorongan dari mana, seorang Park Jimin selalu ingin menyentuh, merasakan bahkan menciumi setiap helai rambut indah gadisnya itu.

“O..Op..pa, apa yang kau lakukan dengan rambutku?” Tanya ChanMi terbata, saat menyadari apa yang kini tengah kekasihnya itu lakukan.

“Tunggu sebentar, aku suka aroma rambutmu” jawab Jimin dengan tetap hidungnya menyecapi aroma rambut ChanMi, dan bagai sebuah candu, Jimin pun tak ingin melepaskan helaian rambut ini.

“Op..pa.. hentikan.. kau terlihat aneh”

“Aniyo, bagiku ini tak aneh” jawab Jimin dan tetap dalam kegiatan awalnya, menyecapi aroma rambut ChanMi.

“Oppa , bukankah hari ini kita akan berkencan? Lepaskan oppa .. aku harus siap-siap” ucap ChanMi sedikit takut, takut jika Jimin akan marah padanya nanti.

“Aku suka aroma rambutmu, aku suka aroma tubuhmu dan aku suka setiap bagian tubuhmu. ChanMi-ya, Saranghae” ucap Jimin saat ia dengan terpaksa melepaskan rambut ChanMi. Jangan lupa tangan kekar Jimin kini telah bertengger manis dileher depan ChanMi, ya.. Jimin memeluk leher ChanMi dari arah belakanng.

Mendapat perlakuan tak biasa seperti ini, tentu membuat kinerja jantung dan paru-paru ChanMi berjalan tak seperti biasanya. Setelah berhasil menetralkan kinerja jantungnya, dengan berani ChanMi pun mulai menatap sayang pantulan Jimin dihadapannya.

“Nado saranghae, oppa ” Jawab ChanMi dengan senyum yang tak pernah sekalipun luntur dari wajah cantiknya.

Jimin pun semakin mengeratkan pelukannya di leher ChanMi dan tak berniat sedikitpun untuk melepaskannya segera.

“Chanmi-ya, you’re mine”

END.

Contact me : LineID >> aniespurniati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s