(Fanfict) My Girlfriend is a Fangirl

My Girlfriend is a Fangirl

Cast :
Min Yoongi (Suga)
Park AhYoung (OC)
BaekHyun EXO
All member BTS

Author : LeeHyuRa (@aniespur)
Genre: Romance

940310-940412

^^

@aniespur

“Disaat otak dan pikiran mu dipenuhi oleh Bias, bahkan sampai melupakan Namjachingu mu sendiri..”

AhYoung Pov.

Hai! Perkenalkan aku adalah seorang gadis biasa yang hidup dengan biasa namun memiliki mimpi yang luar biasa. Namaku Park AhYoung, tapi teman-temanku lebih sering memanggilku AhYoung.
Diumurku yang baru menginjak 21 tahun ini, aku telah memiliki seorang namjachinguyang baik, perhatian dan tentunya mengerti aku apa adanya. Min Yoongi, itulah dia. Namja yang sejak 3 bulan lalu berhasil merebut cintaku yang suci ini (?)

“Oppa~semangat” teriakku histeris saat ku lihat namja ku itu tengah bergelut berebut bola basket di tengah lapangan.

Ohya, namja ku ini adalah salah seorangpemain basket terbaik yang dimiliki oleh kampusku. Jadi tak aneh, jika ia memiliki fans wanita yang banyak -_-
apa aku cemburu? Entahlah. So far..I’m fine, thank you..

“Omo!!~ jadi kau,pacarnya Yoongi sunbae?” tanya seorang yeojabermakeup tebal, tak lupa matanya itu kini tengah memandang sinis kearah ku.

Aku pun hanya memandang yeoja itu dengan tatapan dingin, tatapan yang sering dilakukan oleh Yoongi oppa, saat ia bertemu dengan orang yang ia rasa mengganggu.

“menurutmu?” jawabku datar.

“Young-ah!!”

Tanpa menunggu jawaban dari bibir wanita ganjen itu, pandanganku langsung ku alihakan kearah sumber suara yang memanggilku.

“AhYoung-ah! Kajja kita pergi, bukankah hari ini oppadeul EXO akan tampil live di acara musik. Ppalli. Kau tak mau kita terlambat kan. Kajja” ucap sahabatku, Kim MinJi seraya tangan ku langsung ditarik tanpa permisi terlebih dahulu.

“Matta, Kajja. Kita tak boleh terlambat” ucapku antusias lalu mulai melangkahkan kakiku pergi meninggalkan tempat ini – lapangan basket.

Sepertinya, aku melupakan sesuatu? Tapi apa? Entahlah,yang terpenting sekarang, aku harus bisa bertemu dengan bias tercintaku. BaekHyun oppa~ gidaryeo!!!^^

Yoongi pov.

“oppa~semangat” ku dengar suara yeojachinguku, AhYoung. Aku senang karena akhirnya seorang AhYoung mau datang untuk menonton pertandinganku.
Aku pun hanya membalas dukungannya itu, dengan sebuah senyuman. Senyuman ku yang pastinya sangat mematikan kkk~~

Akupun kembali melanjutkan permainan basket ku dengan penuh semangat. Bagaimana tidak? Yeojachinguku tengah menonton ku di bangku penonton sana, jadi bukankah aku harus menampilkan penampilan ku yang terbaik agar yeoja ku tidak kecewa saat menontonnya?

Tak sengaja manik mataku, melihat ke arah bangku penonton, tempat gadis ku duduk. AhYoung? Ia pergi? Kemana? MinJi?
Jangan bilang aku kalah lagi dari dia, namjaitu. Kenapa kau selalu mengalahkanku namjasialan!

“Hyung,tangkap” suara Hoseok berhasil menyadarkanku dan aku pun segera menangkap bola itu dan memasukkannya ke dalam ring. 3 point! Aku pasti akan mengalahkanmu namja babo, tunggu aku!

AhYoung Pov.

“MinJi-ya, kau lihat tadi? BaekHyun oppa sungguh mempesona. Huahh~senyumnya” ucapku histeris.

“aniyo, aniyo.. menurut ku ChanYeol oppa yang tampan. Kau lihatkan badannya yang tegap dan senyumnya yang mempesona itu? He’s absolutely perfect!” ucap MinJi tak kalah histeris.

“aniyo, bagiku BaekHyun oppa yang terbaik”

“Chanyeol oppa”

“Baekhyun oppa”

“Chanyeol oppa”

“Ani, pokoknya Baekhyun oppa,arggh. Terserah kau saja. Aku pulang bye!” ucapku frustasi lalu bergegas masuk ke dalam rumahku.
Chanyeol oppa? Mana mungkin? Sudah pasti yang tampan itu BaekHyun oppa. Huhh~ kasian sekali kau Minji-ya, tak bisa melihat mana yang tampan.

“Young-ah,kau darimana saja nak? Sejak siang tadi Yoongi menunggumu?” ucap eomma ku lembut saat aku baru saja melangkah masuk ke dalam rumah.

“Yoongi oppa? Disini? Dimana eomma?” tanyaku bingung.

“Dia ada dilantai 2, dia bilang hari ini kalian ada janji untuk belajar bersama. Ini bawakan cemilan dan jus ini ke atas. Pasti cemilan nya telah habis”

Aku pun hanya melongokan mataku tak percaya dan mengingat-ngingat apa benar hari ini aku memiliki janji dengan Yoongi oppa?
Benarkah? Kenapa aku sendiri tak ingat?

~~
“oppa~kau disini? Sejak kapan? Maaf..” tanyaku bodoh, bagaimana tidak dari raut wajahnya saja aku berani bertaruh bahwa oppa telah menunggu ku untuk waktu yang cukup lama.
Bukannya menjawab pertanyaan yang ku ajukan, tapi Yoongi oppa hanya menatapku dengan tatapan tajamnya, dan tanpa tak terlihat sedikitpun niat untuk menjawab pertanyaan ku tadi.

Dengan segera ku letakan nampan yang ku bawa tadi beserta isinya diatas meja. Tak lupa aku pun langsung memberikan senyum ku yang mempesona ini padanya.

“oppa,kau kenapa? Mianhae~ aku lupa” ucapku menyesal.

“karena EXO lagi?” tanyanya dingin.

Aku pun hanya bisa tersenyum malu dan tak lama Muka ku pun langsung berubah cerah saat indra pendengaranku mendengar nama EXO disebut.

“ne, kau tau oppa. Tadi baekhyun oppa benar-benar mempesona. Oh my god. he’s so perfect. Kyaaaa~” ucapku antusias dan diakhiri dengan sebuah teriakan histeris. Seprerti biasa.

Krik krik krik

“yakk! Oppa! Kenapa oppa diam saja? Oppa?” tanyaku kesal karena sedari awal Yoongi oppa hanya diam dan tak merespon ucapanku sedikitpun.

“Apa kau sudah selesai bicara Young-ah?” Tanya Yoongi oppa dengan nada suara yang dingin.

Aku pun hanya bisa menatap sosok di samping ku ini horror. Takut. Ya, aku takut. saat nada suara dingin itu dengan mudahnya terlontar dari mulut manis Yoongi. Karena itu berarti bahwa ia tengah marah dan aku baru saja membangunkan seekor singa tengah tertidur. Dalam hitungan detik, aku pun langsung menundukkan kepala ku takut, dan tak memiliki niat sedikitpun untuk menatap ke arahnya.

“Mengapa kau tak menjawab pertanyaan ku, Young-ah? Ku ulangi, apa kau sudah selesai bercerita tentang EXO mu itu?” ulang Yoongi oppa, dengan penuh penekanan pada kata EXO.

Alih-alih membuka suara untuk menjawab pertanyaan itu, aku pun hanya bisa menganggukkan kepala ku tanda bahwa aku telah selesai berbicara tentang EXO.

Kini ku rasakan, sebuah tangan mengelus pucuk kepala ku lembut disusul dengan sebuah suara yang membuat jantungku berdetak 1000 kali lebih cepat dari biasanya.

“Anak baik. Sekarang ayo kita selesaikan tugas fisika dan Kimia ini”

Dengan penuh rasa takut, aku pun mulai mengeluarkan buku dan alat tulis yang akan ku gunakan untuk mengerjakan tugas sialan itu.

Tanpa berniat untuk mulai berbicara, kami pun mulai tenggelam dalam tugas menyebalkan ini. Diam. Hening. Dan hanya suara detik jam-lah yang terdengar di ruangan ini. Ingin rasanya, aku pergi dari ruangan yang menyesakan ini, tapi sekali lagi, aku takut.

30 menit berlalu,

1 jam berlalu,

2 jam berlalu,

Tak ada seorang pun dari kami yang berinisiatif untuk memulai berbicara. Ruangan ini sungguh-sungguh penuh akan rasa canggung. Dengan keberanian yang telah aku bangun dengan susah payah, akhirnya aku pun mulai berani untuk membuka mulut ku ini.

“Oppa, mianhae..” ucapku pelan seraya mata ku tengah menatap ke arahnya.

“Untuk?” responnya dingin, bahkan ia tak melihat ke arahku sedikitpun. Namjamenyebalkan!

“Hari ini, maaf. karena tadi aku tak melihat pertandingan oppa hingga selesai” ucapku ragu dan akhirnya ucapan ku ini berhasil membuat Yoongi menatap ke arahku.

“Maaf” tambahku lagi.

Kini ku lihat Yoongi oppa mulai tersenyum dan menatap kedua mataku hangat dan dalam.

“Akhirnya, kau mengakui juga kesalahan mu, kemarilah”

“Oppa..” dalam sekejap aku pun langsung menghambur ke dalam pelukan Yoongi oppa. Hangat. Dan aku sangat menyukai aroma tubuhnya ini.

“Oppa mianhae, walaupun aku sangat menyukai BaekHyun oppadan EXO, tapi di dunia nyata aku hanya menyukai mu. mereka hanyalah impian dan angan-angan ku saja, tidak lebih. Jadi oppa~~ mianhae”

Dapat ku rasakan Yoongi oppa tengah tersenyum diatas pucuk kepala ku, dan dapat ku rasakan pula ia semakin memeluk tubuhku ini erat.

“Aku tak peduli dengan idola mu itu, tapi kau harus berjanji satu hal Young-ah, jangan pernah kau jatuh cinta pada idola mu itu? Kau hanya ku izinkan untuk mencintai ku, hanya aku. Tak ada yang lain” ucap Ypnggi oppa tepat setelah ia melepas pelukannya di tubuhku.

“Mwo? Tidak mungkin. Aku tak mungkin tidak jatuh cinta pada idola ku oppa. Itu tak mungkin dan tak akan pernah mungkin”
“Kau meembantah Young-ah?”

“Bukan itu maksudku, tapi.. aku dilarang jatuh cinta pada idola ku sendiri? Itu melanggar hak asasi ku sebagai manusia oppa. Mana mungkin akau tak jatuh cinta pada sosok yang aku kagumi. Aniyo, aku menolak permintaan mu itu. Tidak bisakah oppa meminta ku untuk berjanji yang lain saja?” ungkapku panjang lebar mencoba untuk mengutarakan semua pemikiran-pemikiran di otak ku.

“Jadi kau akan tetap menomorduakan aku dan menomorsatukan idola mu itu? Sebenarnya siapa pacarmu Young-ah?” geram Yoongi oppatak terima.

“Oppa, kau itu adalah pacarku. Dan mereka idolaku. Kalian berbeda. Dan kapan aku menomorduakan mu oppa?” balasku tak terima.

“Setiap hari. Setiap saat, kau selalu menomorduakan ku. Kau selalu sibuk dengan handphone bodoh mu itu” rajuk Yoongi oppa.

Lucu, sungguh aku tak tahan melihat muka cemberut dan imut Yoongi oppa saat ini. Perlahan aku pun mulai menangkupkan tanganku di kedua pipinya.

“Oppa dengar. Aku tau kadang aku terlalu sibuk dengan EXO dan idola ku yang lainnya, sampai-sampai aku lupa akan kehadiran mu disamping ku. Tapi oppa, kau harus tau, kau berbeda dengan mereka. Kau adalah orang yang sangat berarti bagiku, dan kau harus ingat satu hal, hanya kepada oppalah aku berani melakukan hal ini..”

CHUUU~~

Tanpa ragu aku pun mulai menempelkan bibirku diatas bibirnya, dapat ku rasakan Yoongi oppa tengah menahan napasnya, saat melihat tingkah ku ini. Secara perlahan ia pun mulai bisa menetralkan napasnya dan kini beralih untuk membalas ciumanku.

“Kini oppa percaya pada ku kan?” tanyaku lembut sesaat bibir kami terpisah.

“Hemm.. aku percaya padamu Young-ah, selalu” ucap Yoongi oppa seraya menarik tubuhku (lagi) ke dalam pelukannya.

Aku pun secara perlahan mulai membalas pelukannya.

“Drrt.. Drrt..”

Ditengah kegiatan kami berpelukan, kurasakan handphone ku tengah bergetar hebat di dalam saku seragamku. Tanpa rasa ragu, aku pun mulai mengambil Handphone itu dan dengan segera mengangkat panggilan yang datang – dalam posisi tetap memeluk Yoongi Oppa.

“Yeob..” Belum sempat ku selesaikan ucapan salamku, namun sebuah suara di sebrang sana dengan sempurna berhasil memotong ucapanku.

“MWO? BAEKHYUN OPPA CEDERA?” tanpa ku sadari, dengan suara yang sungguh sangat KENCANG aku mengulangi apa yang diucapkan oleh seseorang di seberang sana. Dan dalam hitungan detik, aku dengan teganya mendorong Yoongi oppa untuk melepaskan pelukan kami.

Dapat ku lihat tampang kesal dan kesakitan Yoongi oppa, saat aku telah berhasil mendorongnya, kencang.
Bukannya meminta maaf pada Yoongi oppa, aku malah sibuk tenggelam dalam dunia ku sendiri –INTERNET. Ya, dengan secepat kilat aku langsung mencari kabar tentang idolaku ini, Baekhyun. Yang dikabarkan tengah mengalami cedera. OH NO!!!

“YAKK YOUNG-ah, PARK AH YOUNG!! Apa sekarang kau melupakan ku hah?” ucap sebuah suara yang membuatku sadar, bahwa aku tak sendirian di ruangan ini.

“EOH. MIAN, oppa.. Oppa, bisakah kita bicarakan ini besok? Suami ku tengah cedera oppa, dan aku takut jika cederanya sangat parah. Mian” setelah mengucapkan hal itu, mata ku pun kembali menatap layar notebook putih. Sibuk membaca setiap artikel yang berkaitan dengan BAEKHYUN EXO dan CEDERA.

“YAKK PARK AH YOUNG”

“AH YOUNG-ah”

“ARGHHHH”

“BAEK BAEKHYUN ATAU APALAH KAU”

“AKU SANGAT MEMBENCIMU”

“SUNGGUH SANGAT SANGAT MEMBENCIMU”

“ARGHHHHHH….”

Beberapa menit kemudian, ku dengar suara seseorang yang tengah menuruni anak tangga dengan langkah penuh amarahnya.

“Apa oppapulang? Tanpa pamit? Ya sudahlah.. Apa oppamarah?” gumamku pelan dan setelah itu aku pun kembali tenggelam dalam semua info-info mengenai idola ku, BAEKHYUN EXO.

My Girlfriend is a Fangirl

END.

Contact me : LINEID >> aniespurniati

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s