Fanfict ㅡ Please, stop being busy!

Please, stop being busy!
Author : Leehyura
Cast :
– Kim HanBin (B.I iKON)
– Lee HaYi (LeeHi)
– iKON members
========={Please, stop being busy!}==========
Hayi POV.
“Chanwoo-ya!” panggilku saat manik mataku menangkap sosok tinggi menjulang, siapa lagi? Ya, dia-lah maknae iKON.
Noona? apa yang Noona lakukan disini. bukankah hari ini Noona tak ada jadwal?”
“Darimana kau tau aku tak ada jadwal? mungkikah kau memata-mataiku?” tanya ku sambil memicingkan mata ku curiga.
Aniyo, aku tau dari Hanbin hyung tadi” Jawab Chanwoo polos.
“Hanbin? ohya, dimana dia sekarang?”
“Hanbin hyung ada di dalam studio, dia sedang menulis lagu.. seperti biasa. Noona, maaf aku pamit sekarang ya, aku disuruh Jinhwan hyung membeli es krim. Annyeong Noona
“Oh, Arra. Annyeong.. hati-hati Chanwoo-ya. gomawo untuk informasinya” ucapku sedikit berteriak, mengingat jarakku dan Chanwoo yang semakin menjauh.
.
.
.
“Hanbin-ah…” ucapku saat memasuki ruang studio.
kosong. itulah yang aku temukan sekarang. tak terlihat sosok Hanbin sama sekali di ruangan ini. apa tadi Chanwoo membohongiku? tapi itu tak mungkin.
.
Ckittt..
tak lama ku dengar suara pintu dibelakangku terbuka, aku pun langsung menatap sosok yang baru masuk itu.
“Donghyuk?”
Noona? apa yang Noona lakukan disini?”
“Hanbin dimana?” tanyaku to the point.
“Hanbin hyung? tadi Hanbin hyung pergi ke studio dance. katanya mau latihan. memang..”
Gomawo Donghyuk-ah” ucapku tiba-tiba yang sukses memotong ucapan Donghyuk yang aku tau belum selesai. Aku pun segera meluncur ke tempat yang tadi Donghyuk maksud.
“Kim Hanbin.. mati kau”
-Ruang Dance
Akhirnya aku sampai juga di tempat ini, ruang dance. Bahkan dari luar pun aku bisa mendengar suara musik dan langkah kaki yang saling beradu silih berganti.
Tanpa ragu, aku pun mulai memasuki ruang dance dan manik mataku langsung menangkap punggung namjayang selama ini aku cari.
“Kim HanBin” panggilku lembut.
Namja itupun memandangku melalui cermin besar yang tertempel permanen di dinding ruangan. HanBin pun mulai mematikan musik yang cukup memekikan telingaku itu.
“Hayi-ya, kau disini” ucapnya santai.
Aku pun hanya menatapnya datar dan tanganku pun sibuk mengambil handuk di dalam tas ku lalu mengusap keringat Hanbin yang bisa dibilang cukup banyak.
“Mengapa kau disini?”
.
.
.
.
Hening..
Jujur aku tak memiliki niat sedikitpun untuk menjawab pertanyaan konyolnya itu, tanganku pun masih asik memegang handuk dan mengelap buliran-buliran keringat di wajah tampan Hanbin.
Dapat kulihat Hanbin memandang wajahku  lembut dan penuh cinta.
“kenapa kau tak menjawab pertanyaanku HaYi-ya?” tanya nya lagi seraya merapikan poniku yang menurutku baik-baik saja.
Aku pun menghentikan aksi mengelap keringat Hanbin lalu memandangnya tajam
“Menurutmu?”
Hanbin pun terlihat tengah berpikir, memikirkan jawaban yang tepat untuk pertanyaanku tadi.
Untuk apa kau berpikir sekeras itu Babo! – geram ku dalam hati.
Aku pun merasa frustasi dengan keheningan ini,
Dengan segala keberanian yang ku punya, aku pun memutuskan untuk mengecup Pipi kanan Hanbin yang lembut.
“CUP~ Ku pikir aku merindukan mu Kim HanBin”
END.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s